oleh

Vaksinasi COVID-19 Bagi Ibu Hamil di Jombang Akhir Agustus 2021

Jombang, Jurnal Jatim – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada akhir Agustus nanti akan menggelar vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil agar terlindungi dari paparan COVID-19.

Hal itu disampaikan Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat mengikuti doa bersama untuk keselamatan bangsa yang diadakan secara virtual oleh Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jombang, Jumat (27/8/2021).

“Insyaallah tanggal 31 Agustus 2021 nanti kita juga akan memulai vaksinasi untuk ibu hamil,” tutur Mundjidah yang mengikuti dari dari ruang kerjanya.

Harapannya, kata Mundjidah, dengan vaksinasi COVID-19, ibu hamil juga bisa terlindungi dari paparan COVID-19 sehingga jumlah kematian ibu bisa berkurang.

“Vaksin yang diijinkan untuk diberikan pada ibu hamil adalah vaksin platform inactivated virus seperti sinovac dan vaksin platform mRNA seperti moderna,” katanya.

Menurut Mundjidah, Vaksinasi COVID-19 itu penting karena merupakan bagian dari ikhtiar untuk menyelamatkan diri dan orang-orang yang sekitar dari paparan COVID-19. Dengan divaksin setidaknya bisa mengurangi risiko seseorang untuk jatuh pada kondisi yang lebih buruk ketika terpapar COVID-19.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tahapan vaksinasi COVID-19 di Jombang yang telah dilakukan yakni tahap pertama SDM Kesehatan, kemudian tahap kedua pelayanan publik dan lansia.

“Tahap tahap tiga menyasar masyarakat rentan, masyarakat umum, remaja, ibu hamil, serta disabilitas,” ujar Bupati perempuan pertama di Jombang.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meluangkan waktu mengikuti program vaksinasi di tempat-tempat yang disediakan oleh pemerintah untuk mencapai 100 persen dosis 1 dan 2 agar Herd Immunity (kekebalan kelompok) dapat segera terwujud.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sampai dengan tanggal 25 Agustus 2021 jam 15.00 wib, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Jombang tercatat 11.637 orang.

Dari jumlah itu, incian sembuh sebanyak 9735 orang, isolasi mandiri sebanyak 203 orang, dirawat sebanyak 223 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1476 orang.

“Mari bersama-sama saling bahu-membahu melawan COVID-19,  kita selamatkan keluarga, kita selamatkan masyarakat, kita selamatkan saudara-saudara kita,” tuturnya.

 

Editor: Hafid