oleh

Punya Komorbid, Perawat di Jombang Meninggal Probable COVID-19

Jombang, Jurnal Jatim – Perawat di Puskesmas Blimbing, Kecamatan Gudo, Sudarmaji meninggal dunia di UGD RSUD Kabupaten Jombang, Jawa Timur setelah menderita gejala virus corona atau COVID-19.

Sudarmaji dirawat selama satu hari lalu meninggal pada Selasa (5/1/2021) pagi. Almarhum termasuk kategori probable COVID-19 karena sample test swab yang dikirim ke Surabaya masih belum keluar hasilnya.

Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jombang, Nasrulloh mengatakan Sudarmaji masuk ke UGD RSUD pada Senin (5/1/2021) dan meninggal lalu Selasa sekitar pukul 08.45 WIB.

“Kemarin itu menunggu hasil swab, dan beliaunya meninggal. Jadi, hasil belum keluar. Karena beliau ada batuk dan sesak sehingga pada saat ini dikatakan probable,” kata dihubungi Jurnaljatim.com melalui telepon, Rabu (6/1/2021).

Punya Komorbid, Perawat di Jombang Meninggal Probable COVID-19
Ucapan duka cita meninggalnya perawat Sudarmaji/PPNI Jawa Timur

Probable merupakan istilah medis yaitu orang yang diyakini suspek dengan ISPA berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Nasrulloh mengungkapkan, kecurigaan Sudarmaji meninggal karena COVID-19 sangat kuat karena yang bersangkutan mengalami batuk dan sesak nafas. Gejala klinis itu mengarah pada COVID-19.

Karena gejalanya kuat pada COVID-19, maka Sudarmaji pun masuk pahlawan medis yang gugur karena terpapar COVID-19. Pemakaman Jenazahnya juga dilakukan sesuai prosedur COVID-19.

“Beliaunya juga punya komorbid. Saya komunikasi dengan teman-teman di Puskesmas, dia punya komorbid atau penyakit penyerta obesitas dan hipertensi,” jelasnya.

Lebih lanjut Narsulloh mengatakan, terakhir sebelum perawat berusia 52 tahun itu meninggal dunia, yang bersangkutan mudah lelah dikuatirkan sudah mulai menjalar ke jantung.

“Jadi memang dari segi umur sudah sangat resiko. Ada komorbid hipertensi kemudian akhir-akhir mudah lelah juga termasuk obesitasnya mendukung,” tuturnya.

Meninggalnya Sudarmaji menambah daftar perawat yang gugur karena terpapar COVID-19. PPNI Jombang mencatat sudah ada 3 orang perawat yang meninggal karena terpapar COVID-19.

Yang pertama Kasiyanto, perawat kamar operasi gawat darurat RSUD Jombang meninggal pada 1 November 2020 lalu. Kemudian Udin Prasetyo, perawat IGD RSUD meninggal pada Selasa (5/1/2021) pukul 02.00 WIB. Di hari yang sama, Sudarmaji juga meninggal dunia.

 

 

 

Editor: Azriel