oleh

Laka Beruntun 2 Mobil dan 4 Motor di Kediri Diduga Karena Sopir Mengantuk

Kediri, Jurnal Jatim – Dua mobil dan 4 unit sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Raya Kediri-Tulungagung tepatnya di Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur.

Kapolsek Ngadiluwih Polres Kediri, AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan lakalantas beruntun terjadi pada Kamis (7/1/2021) pukul 14.30 WIB.

Kendaraan yang terlibat laka Isuzu panther warna perak metalik nopol AG 1618 AR dikemudikan Soegeng Santoso; Isuzu panter warna merah metalik AG 1595 AQ dikemudikan Susanto.

Sepeda motor honda beat nopol AG 3791 BZ dikendarai oeleh Dandy Candra Pamungkas; Motor Suzuki nopol AG 4840 CR dikendarai oleh Rizaqu Afidin.

Lalu Honda Vario Nopol AG 5073 EAY dikendarai oleh Khoirul Asnah (37) dan motor Yamaha R15 belum keluar nopol dikendarai Agus Sugianto (28).

Iwan memgungkapkan, semula mobil Panther nopol AG 1618 AR melaju dari arah utara ke selatan. Setibanya di lokasi kejadian, mobil itu tiba-tiba berbelok ke kanan.

Di saat bersamaan dari arah berlawanan sedang melaju Panther nopol AG 1595 AQ. Lantaran sudah dekat, kedua mobil panther itu bertabrakan.

“Panther nopol AG 1618 AR menabrak bagian kanan belakang panther nopol AG 1595 AQ yang sedang berjalan dari arah berlawanan,” katanya, Jumat (8/1/2021).

Setelah itu, panther bernopol AG 1618 AR menabrak 4 sepeda motor lainnya yang berada di belakang panther yang ditabrak. Mobil itu baru berhenti setelah menabrak pohon di tepi jalan raya.

Penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut diduga karena pengemudi mobil panther nopol AG 1618 AR mengantuk.

Akibat kejadian itu, pemotor Agus warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mengalami luka robek di bagian pelipis kanan dan punggung telapak kanan.

Kemudian pengendara motor Khoirul warga asal Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri mengalami luka pada jari manis, dan kelingking tangan kanan patah, luka lebam mata kanan dan pinggul kanan.

“Korban telah dievakuasi dan sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Arga Husada Branggahan, Ngadiluwih,” katanya.

Ia menambahkan, selain menimbulkan korban luka -luka, kejadian tersebut juga menyebabkan kerugian materiil senilai lebih kurang Rp7 juta.

 

 

Editor: Azriel