oleh

Diduga Depresi, Pria Jombang Sayat Dada Berulang Kali Hingga Terkapar

Jombang, Jurnal Jatim – Depresi beban hidup atau beratnya masalah sering kali membuat seseorang putus asa. Bahkan tak jarang, sebagian orang sampai melakukan tindakan nekat, mulai dari menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri.

Seperti dilakukan seorang pria di Jombang, Jawa Timur yang melakukan tindakan melukai diri sendiri dengan menyayat bagian dadanya secara berulang kali menggunakan sajam.

Identitas pria itu bernama Noviyanto, (35), warga Dusun Gedangan, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Aksi percobaan bunuh diri Noviyanto berhasil digagalkan warga, begitupun nyawanya bisa diselamatkan warga yang mengetahui kejadian itu. Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar, lalu dilaporkan ke Polsek Mojoagung.

Sejurus kemudian, anggota Polsek Mojoagung datang untuk melakukan olah kejadian perkara. Lalu, korban dibawa ke rumah sakit guna dilakukan perawatan atas luka-lukanya.

“Saat itu (korban) masih hidup dan sadar dengan kondisi penuh luka pada bagian dada,” kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Paidi dihubungi lewat WhatsApp, Rabu siang (20/1/2021).

Paidi mengatakan, Noviyanti ditemukan warga dalam keadaan tergeletak dan terkapar di persawahan desa setempat sekitar pukul 11.30 WIB. Korban dalam keadaan luka serius di bagian dadanya.

“Penyebab luka itu karena korban melukai diri sendiri dengan sajam. Korban diduga sedang depresi,” katanya.

Hal itu diperkuat keterangan sejumlah saksi yang sebelumnya pada hari Senin (18/1/2021) mengetahui korban sedang kambuh lalu berlari menuju ke belakang rumah dengan kondisi dada berdarah.

“Setelah itu warga mencarinya dan menemukannya tergeletak di sawah ini,” jelas Paidi usai melakukan olah TKP.

Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Miagan, Mojoagung. Karena korbang lukanya cukup seriua, akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang.

“Untuk penyebab korban depresi masih kita selidiki. Kita juga akan mintai keterangan saksi saksi lainnya termasuk keluarganya,” pungkasnya.

 

 

Editor: Azriel