oleh

PT KAI Daop 7 Layani Rapid Test Antigen di Stasiun Madiun

Madiun, Jurnal Jatim – Pelayanan Rapid Test Antigen bagi penumpang kereta api (KA) di wilayah daop 7 baru tersedia di Stasiun Madiun, Jawa Timur mulai Rabu (23/12/2020) kemarin.

Manager humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan rapid test antigen di Stasiun Madiun dilayani mulai pukul 07.00 – 19.00 WIB setiap hari dengan biaya Rp105.000.

Menurut Ixfan, layanan Rapid Tes Antigen dengan harga terjangkau itu merupakan kolaborasi antara PT KAI (Persero) dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia.

“Untuk di wilayah Daop 7, sementara baru tersedia di Stasiun Madiun,” kata Ixfan, Kamis (24/12/2020).

Ia mengatakan fasilitas rapid test antigen merupakan alternatif yang dihadirkan KAI untuk memudahkan calon pelanggan yang akan naik KA.

“Di samping itu merupakan wujud komitmen KAI dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna memberi kenyamanan pada pelanggan setia KA,” katanya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai 22 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 memberlakukan aturan pelanggan KA Jarak Jauh untuk menunjukkan hasil Rapid Test Antigen yang negatif sebagai syarat naik KA

Aturan itu bentuk kepatuhan PT KAI terhadap SE Satgas penanganan COVID-19 nomor 3 tahun 2020 tentang protokol kesehatan perjalanan orang selama libur rari Raya Natal dan menyambut tahun baru 2021 dalam masa pandemi COVID-19.

Serta SE Kemenhub nomor 23 tahun 2020 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi perkeretaapian selama masa Natal tahun 2020 dan tahun Baru 2021 dalam masa pandemi COVID-19.

“Untuk memudahkan pelanggan yang akan naik KA, mulai hari ini Rabu (23/12/2020) di Stasiun Madiun telah kita sediakan pelayanan Rapid Tes Antigen,” ujar Ixfan.

Dikarenakan proses rapid test antigen memakan waktu kurang lebih 30 menit, dan untuk menghindari kerumunan, diimbau pelanggan yang akan melakukan rapid tes, agar melakukan H-1 sebelum keberangkatan.

Selain itu juga untuk mengantisipasi antrian yang dikhawatirkan akan membuat pelanggan tertinggal dari kereta yang seharusnya dia naiki.

Ixfan berharap bisa menjadi solusi bagi pelanggan KA jarak jauh untuk memenuhi syarat naik KA dengan mudah dan murah sehingga pelanggan aman dan nyaman dalam bepergian menggunakan KA.

“Dengan demikian tujuan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang sehat, selamat, aman dan nyaman sampai tujuan dapat tercapai,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hafid