oleh

Bupati Jombang Positif COVID-19, Aktivitas Pemerintahan Berjalan Lancar

Jombang, Jurnal Jatim– Bupati Jombang, Mundjidah Wahab saat ini dirawat di rumah sakit di Surabaya, Jawa timur untuk menjalani pemulihan akibat terpapar COVID-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Akhmad Jazuli menyampaikan, saat Bupati di Surabaya, aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal seperti biasa.

“Tetap jalan lancar, kita bagi tugas pak Wabup, para asisten dan OPD sesuai tupoksi,” ujar Jazuli kepada Jurnal Jatim, Kamis (27/11/2020).

Jazuli mengungkapkan sejak Bupati menjalani perawatan di Surabaya saat itu dilakukan pembagian tugas di lingkungan pemerintahan. Surat-surat, pembagian tugas atas disposisi Bupati tetap jalan.

“Karena beliau empat hari yang lalu dari isolasi mandiri di rumah pindah ke RS dr Soetomo, maka surat yang sangat penting kita mintakan dispo beliau, tanda tangan beliau,” ujarnya.

Tugas-tugas yang itu dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup), Sekda serta para asisten pemerintahan. Dia pun memastikan, semua tidak ada kendala dan berjalan dengan baik.

“Ya agenda rutin saya laksanakan (sebagai) Sekda, ada Pak Wakil Bupati dan para asisten dan OPD sesuai dengan Tupoksi,” jelasnya.

Demikian juga kegiatan yang seremonial, juga dilakukan pembagian tugas. Sehingga, kata dia, tidak sampai ada keterlambatan dalam pelaksanaan tugas.

Dia mencontohkan seperti upacara hari guru berbarengan dengan kegiatan MTQ. Maka waktu itu inspekturnya upacara hari guru dipimpin Wabup sedangkan Jazuli membuka acara MTQ.

Kemudian, pada hari kesehatan nasional Wabup ke Surabaya dan dirinya menghadiri kegiatan susur sungai, sedangkan agenda wisuda dihadiri asisten.

“Jadi pendek kata kegiatan tetap jalan termasuk evaluasi COVID-19 oleh Forkopimda dipimpin Pak Wabup,” katanya.

Ia menambahkan, untuk pegawai ASN (Aparatur Sipil Negeri) Pemkab Jombang yang pernah kontak erat dengan Mundjidah sudah dilakukan swab test dan hasilnya negatif COVID-19.

“Mereka swab tidak massal, yang merasa siapapun yang pernah kontak tidak hanya dengan bupati tapi siapapun yang pernah kontak dengan positif COVID-19 seperti di Kabuh, inspektorat, kawan- kawan dengan sukarela untuk diswab,” tandasnya.