Alumni Unair di Kediri Siapkan Gebrakan Pasca Pelantikan Pengurus, Simak!

Kediri, Jurnal Jatim – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) Cabang Kediri menyiapkan gebrakan pasca kepengurusan periode 2025–2030 dilantik di ruang Joyo Boyo Kota Kediri, Sabtu (10/10/2026).

Gebrakan yang masuk dalam program strategis untuk memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat tersebut mulai dari pengelolaan sampah, pelestarian sumber daya air, hingga penanganan stunting.

Ketua IKA Unair Kediri, Sulistyo Budi, mengatakan, setelah melakukan pendataan dan konsolidasi para alumni Unair di Kediri, pihaknya akan mendorong sinergi dengan pemerintah daerah.

Tujuan agar kompetensi dan keahlian para alumni Uniar dapat dimanfaatkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Salah satu agenda yang tengah disiapkan adalah menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kediri, terutama dalam pengelolaan sumber daya air.

Dia menyebut, penandatanganan perjanjian kerja sama yang direncanakan berlangsung bersamaan dengan pelantikan belum dapat dilaksanakan karena masih membutuhkan proses. “Kami berharap kesepakatan ini tetap dapat segera direalisasikan,” katanya.

Sulistyo mengatakan bahwa dalam 6 bulan ke depan, IKA Unair Kediri merencanakan kegiatan menghadirkan pakar pengelolaan sampah yang merupakan alumni Unair asal Kediri tinggal di Belanda.

Menurut Sulistyo, persoalan sampah menjadi tantangan bersama yang membutuhkan penanganan komprehensif. Karena itu, IKA Unair Kediri ingin berkontribusi melalui keahlian dan jaringan alumni, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kita ingin dengan potensi dan kekuatan yang kita miliki, mengawalinya. Mudah-mudahan nanti bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota Kediri,” katanya.

Rencana tersebut menjadi salah satu upaya organisasi alumni untuk menghadirkan kontribusi yang lebih konkret, tidak hanya melalui kegiatan internal, tetapi juga melalui program yang menyentuh persoalan lingkungan di daerah.

Selain sektor lingkungan, IKA Unair Kediri juga menjajaki kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri.

Salah satu gagasan yang tengah dirintis adalah melibatkan alumni Fakultas Kedokteran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk penyuluhan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan persoalan stunting.

Sulistyo menilai, keterlibatan alumni perlu disesuaikan dengan kompetensi masing-masing agar kontribusi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

IKA Unair Kediri juga akan mendorong alumni yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya. Sementara itu, alumni dengan keahlian profesional tertentu diharapkan dapat mengambil peran melalui program kolaborasi dan pengabdian masyarakat.

“Yang mengembangkan UMKM akan kita dorong untuk bisa lebih maju. Kemudian, alumni yang memiliki keilmuan tertentu juga akan kita dorong agar bisa diimplementasikan dan dikerjasamakan,” ujar dia.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA Unair, Kukuh Pramono Budi, yang melantik pengurus PC IKA Unair Kediri masa bakti 2025–2030, menekankan pentingnya menjaga ikatan dengan almamater dan memperkuat kolaborasi di tingkat lokal maupun lebih luas.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa nama baik Universitas Airlangga sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.

“Semoga bisa saling bersinergi dan berkolaborasi sebagai keluarga besar Universitas Airlangga. Kalau tidak ada kampus ini, tidak ada hal seperti ini, jadi harus berterimakasih kepada institusi,” kata Kukuh.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com