1.259 Jemaah Haji Jombang Kembali ke Tanah Air, 17 Dapat Bantuan UEA dan 4 Meninggal

Jombang, Jurnal Jatim – Musim haji tahun ini, Kabupaten Jombang, memberangkatkan 1.263 jemaah. Dari jumlah itu, empat orang meninggal di Arab Saudi dan 1.259 jemaah telah kembali ke Tanah Air.

Kepulangan para jemaah haji disambut Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj) Moch Irfan Yusuf dan Bupati Jombang, Warsubi di pendopo kabupaten, Kamis (18/6/2026).

Saat penyambutan itu, 17 orang jemaah telah menerima bantuan dana Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui salah satu yayasan dan disalurkan Kementerian Haji dan Umrah RI, masing-masing sebesar Rp20 juta.

Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan bahwa penerima bantuan dana dari UEA merupakan jemaah yang dinilai benar-benar membutuhkan.

“Mereka yang beruntung adalah Jemaah haji yang membutuhkan. Dari Jombang, tadi saya lihat ada pedagang kerupuk, pedagang asongan, pedagang es di pinggir jalan,” ujar Gus Irfan.

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran. “Sesuai dengan siapa yang memerlukannya,” ujar cucu pendiri NU KH Hasyim Asy’ari tersebut.

Pada kesempatan itu, Gus Irfan juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan ibadah haji 2026 yang telah dipaparkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang.

Ia menyebut Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, terutama para petugas di lapangan.

“Alhamdulillah Pak Presiden memberikan apresiasi. Beliau juga berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat, teruma para petugas haji yang luar biasa,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa jemaah haji asal Jombang tiba di tanah air pada 17–18 Juni 2026. Kloter 60 dan 61 mendarat pada 17 Juni, sedangkan kloter 62 dan 63 tiba pada 18 Juni di Pendapa Kabupaten Jombang.

Ia menyebutkan, kloter 60 dan 61 membawa 535 jemaah, namun satu orang dilaporkan meninggal di Arab Saudi menjelang kepulangan.

Jemaah tersebut adalah Sukipan, warga Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang tergabung dalam Kloter 61.

“Almarhum meninggal sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi setelah mengalami stroke, menjelang kepulangan ke tanah air, ” kata Ilham.

Dengan penambahan itu, total jemaah haji Jombang yang wafat selama musim haji 2026 menjadi empat orang. Tiga lainnya ialah Suyono (57), yang meninggal akibat syok kardiogenik di rumah sakit pada 9 Mei 2026, kemudian Hj Rubiansih binti Sumorejo yang wafat karena pneumonia pada 30 Mei 2026, serta Hj Mauduah binti Sa’i yang meninggal di Saudi National Hospital Makkah pada 9 Juni 2026.

Ilham memastikan bahwa seluruh jemaah yang meninggal dunia tetap mendapatkan hak santunan asuransi sesuai regulasi yang berlaku, karena sudah termasuk dalam biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com