Komplotan Pencuri Hewan Ternak di Blitar dan Malang, Anak Beraksi, Ayah Penadah

, Jurnal  – Polisi meringkus dua pelaku hewan ternak di Blitar yang meresahkan masyarakat. Pelaku FSN (34) dan SMT (49) Malang. 

Selain dua tersebut, Satreskrim Blitar juga menangkap penadah hasil curian, SRT (67) ayah dari SMT.

Blitar AKBP Wiwit Adisatria mengatakan, kedua pelaku sempat dilakukan tindakan tegas terukur karena berusaha melarikan diri saat dilakukan penangkapan.

“Mereka kami tangkap di Surabaya yang sepertinya kedua tersangka ini sempat mengendus pengejaran yang kami lakukan,” ujar Wiwit, Minggu (14/4/2024).

Sesuai pengakuan, Wiwit mengatakan, kedua pelaku terlebih dulu melakukan pengamatan pada siang hari untuk mencari sasarannya.

“Baru malam harinya mereka beraksi melakukan pencurian yang telah ditentukan sasarannya,” ujarnya.

Sebagian hasil pencurian hewan ternak oleh FSN dan SMT dibeli oleh SRT. Lantaran terlibat sang anak, SRT pun turut ditangkap polisi.

“SRT ini juga warga Malang. Dia adalah ayah dari SMT, salah satu pelaku pencurian,” ucap Wiwit.

Dikatakan Wiwit, spesialis hewan ternak tersebut melakukan aksinya sudah sebanyak 28 kali di wilayah Kabupaten Malang dan Blitar dalam satu tahun terakhir.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka beraksi mencuri hewan ternak sebanyak 17 kali di Malang dan 11 kali di Blitar,” katanya.

FSN dan SMT sudah ditetapkan tersangka kasus pencurian, dijerat Pasal 363 Ayat 2 KUHP tentang Pencurian.

Sedangkan SRT dijerat Pasal 480 karena perannya sebagai penadah hasil curian kedua pelaku, dengan ancaman kurungan sembilan tahun.

Dapatkan update menarik hanya di .com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .