Kasus Penemuan Mayat Balita di Sungai Sidokampir Jombang Belum Terungkap

Jombang, Jurnal Jatim – Mayat bocah laki-laki yang ditemukan di sungai Sidokampir Jombang tanpa busana alias bugil pada 22 November 2022 hingga kini masih misterius. Polisi tengah berupaya mengungkapnya.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengharapkan partisipasi dari semua masyarakat termasuk media mengabarkan berita penemuan mayat balita di sungai Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito tersebut.

Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap kasus itu. Berbagai upaya telah dilakukan. Mulai dari penyebaran sketsa ke semua jaringan di jajaran korps Bhayangkara hingga ke masyarakat.

Nurhidayat mengemukakan, sejak pertama penemuan mayat itu, langkah polisi yakni dengan mengungkap identitas korban. Setelah itu dilakukan penyebaran sketsa wajah bocah tersebut.

“Paling pertama adalah memastikan penyebab kematian yaitu dengan melaksanakan autopsi dari autopsi. kita juga sebelum itu juga sudah mengumumkan terkait, dengan harapan bagi keluarga yang kehilangan atau yayasan yang kehilangan anak kecil,” kata Nurhidayat kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Lebih lanjut, perwira dengan dua bunga melati di pundak tersebut menyebut, semisal setelah diketahui identitas korban, pihaknya melakukan langkah lanjutan yakni penyelidikan untuk menetapkan tersangka.

“Sering mengeksekusi baik media online menyampaikan ke desa ataupun grup-grup wa (WhatsApp) yang mereka miliki. Semua anggota Jombang kami minta seperti itu,” ujarnya.

Selanjutnya, Nurhidayat meminta media menyebarkan berita itu dengan harapan ciri-ciri yang sudah disketsa itu bisa memberikan petunjuk. Ia menyebut, selain meminta bantuan Polda menyebarkan sketsa korban, termasuk bersurat kesemua jajaran di Jawa Timur.

Diketahui, balita ditemukan warga tergeletak tidak bernyawa tanpa mengenakan pakaian alias bugil di pinggir sungai Sidokampir Sumobito, Jombang pada Kamis (22/9/2022).

Jenazah bayi tanpa identitas itu diperkirakan berusia 4 hingga 7 tahun dan memiliki tanda lahir di bagian kaki. Tinggi badan 103 centimeter. Memiliki warna kulit sawo matang, badan kurus dan rambut mata panjang atau lentik.

Lokasi penemuan bayi itu diduga sebagai tempat pembuangan saja. Bayi bernasib malang itu diduga korban kekerasan hingga meninggal dunia. Dugaan menguat dengan ditemukan luka pada kepala berdasarkan hasil visum luar.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News