oleh

Tembok Belakang Minimarket di Mojokerto Dibobol, Uang di Brankas Dikuras

Mojokerto, Jurnal Jatim – Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara pembobolan minimarket di Dusun Beru, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pda Sabtu (19/2/2022) lalu.

Hasil olah TKP tersebut diketahui jika pelaku masuk minimarket Desa Pulorejo dengan cara membobol tembok belakang. Pelaku kini masih diburu petugas kepolisian setempat.

Kasi humas Polresta Mojokerto mengatakan hasil olah TKP, pelaku diketahui masuk dengan jalan memanjat kayu dan membobol tembok belakang minimarket.

Kemudian, setelah pelaku berhasil masuk ke dalam, pelaku membongkar brankas dan merusak serta membawa DVR CCTV yang ada di dalam indomaret tersebut.

“Pelaku juga membungkus lampu yang berada di ruang brankas dengan plastik kresek warna hitam,” ungkap Umam, Selasa (22/2/2022)

Ipda MK Umam menjelaskan, akibat kejadian pencurian tersebut uang senilai Rp24.895.450 di dalam brankas milik minimarket amblas dibawa kabur maling diperkirakan lebih dari satu orang.

“Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, saat karyawan minimarket membuka pintu. Saat dicek, brankas dirusak dan uang senilai RP24.895.450 raib,” ujar Ipda Umam kepada wartawan di Mojokerto.

Selain mengondol uang, pelaku juga berhasil membawa kabur alat digital hasil rekaman gambar situasi (DVR CCTV) milik minimarket agar tidak diketahui saat menjalankan aksinya.

Setelah berhasil mencuri barang-barang yang diinginkan, pelaku kemudian keluar melewati tembok yang dibobol tersebut. Atas kejadian itu, pemilik usaha waralaba mengalami kerugian sekitar Rp47.805.953.

“Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi kejadian di antaranya satu buah brankas, satu buah tangga almini, satu buah container boks warna kuning, tiga buah kayu, bongkahan material bekas tembok dan satu buah mika display tempat rokok, ” katanya.

Ipda MK Umam menandaskan, petugas Satreskrim Polresta Mojokerto saat ini masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Selain olah TKP, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan itu.

“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya. Semoga pelakunya tertangkap,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.