oleh

2 Kali Gagal, Istri Pedagang Sapi Jombang Akhirnya Berhasil Gantung Diri

Jombang, Jurnal Jatim – Setelah sebelumnya 2 kali mencoba bunuh diri, keinginan seorang ibu rumah tangga di Jombang, Jawa Timur untuk mengakhiri hidupnya tidak bisa dicegah lagi.

Korban berinisial UK (31) ditemukan tewas tergantung di lantai 2, rumahnya, di RT 03 RW 02, Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (27/1/2021).

Istri blantik atau pedagang sapi tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi masalah keluarga.

Informasi yang didapat Jurnaljatim.com, ibu muda itu ditemukan keluarganya dalam posisi tergantung dengan kain menjerat di leher di dalam rumahnya di lantai sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut penuturan warga, sehari-hari korban tinggal di rumah bersama anak dan suaminya. UK sebelumnya pernah berusaha bunuh diri dengan cara masuk ke dalam sumur bersama anaknya.

“Dulu kan pernah bunuh diri juga. Saat itu anaknya dimasukkan ke dalam sumur terus dia ikut loncat ke sumur, tapi ada yang menolong, terus ini bunuh diri kendat (gantung diri) di lantai atas,” kata Sulis warga disekitar.

Kepala Desa (Kades) Tunggorono, Jombang, Didik Dwi Mulyawan juga membenarkan jika korban sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Didik mengatahui itu dari keterangan tetangganya jika korban sudah dua kali berusaha mengakhiri hidupnya. Namun, upaya pertama dan kedua gagal.

“Menurut warga sudah sampai dua kali melakukan percobaan bunuh diri,” kata Didik kepada Jurnaljatim.com di lokasi.

Baru yang ketiga kali ini, keinginan perempuan itu terwujud. Dia gantung diri di lantai 2 saat rumah dalam keadaan sepi, karena suaminya kerja.

“Tiga kali ini (korban) percobaan bunuh diri. Diperkirakan kejadian kurang lebih sekitar jm 10.00 WIB. Saat kejadian tidak ada orang sama sekali. Suaminya kerja jualan sapi,” jelasnya.

Didik menduga korban nekat bunuh diri karena mengalami depresi berat. Tapi, tidak diketahui permasalahan yang dihadapi oleh korban.

“Menurut tetangga kanan kiri dan keluarga memang ada riwayat gangguan jiwa, pada waktu kejadian itu (korban) depresi berat,” imbuhnya.

Petugas kepolisian bersama tim medis yang ada di lokasi telah memeriksa mayat korban. Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan. Korban murni tewas karena gantung diri.

Setelah dilakukan visum luar, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan rencanya dimakamkan di tempat kelahirannya di Kabupaten Kediri.

 

 

Editor: Azriel