Sidoarjo, Jurnaljatim.com
Petugas bandara Juanda, Sidoarjo berhasil menggagalkan belasan ular berbahaya yang akan dikirim ke Afrika Selatan. Selanjutnya, barang itu diamankan oleh petugas.
Petugas bandara Juanda, Sidoarjo berhasil menggagalkan belasan ular berbahaya yang akan dikirim ke Afrika Selatan. Selanjutnya, barang itu diamankan oleh petugas.
Mengutip dari Pojok Pitu, Itu bermula dari kecurigaan petugas atas infomasi dari Kantor Pos Juanda yang menerima paket dalam bentuk kardus. Petugas kemudian memeriksa dengan X-ray.
Dari pemeriksaan itu, selain sebuah boneka dalam kardus bersama mie instan, ditemukan 2 kantong yang berisi 11 ekor ular berbahaya.
Saat ditemukan ular dalam kondisi lemas. Beberapa diantaranya bahkan sudah mati.
Saat ditemukan ular dalam kondisi lemas. Beberapa diantaranya bahkan sudah mati.
Terdapat 2 jenis ular yang sangat berbahaya dan mematikan, yakni 10 ekor ular kapak hijau atau indonesian pit viper dan satu ekor ular lanang atau king cobra.
Muclis N, Kabid Pengawasan dan Penindakan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya mengatakan, ular kapak hijau merupakan spesies endemik yang biasanya hidup wilayah Indonesia timur seperti Bali , Flores dan Sumbawa. Sedangkan ular anang atau king kobra adalah ular berbisa terpanjang di dunia dengan panjang tubuh ular dewasa bisa mencapai sekitar 5 meter.
“Jenis ular ini menurut International Union For Conservation Of Nature ini termasuk dalam kategori rentan,” ucapnya. (net)
No tags for this post.
Komentar