Produsen Kue Bolu di Magetan Eksis Sejak 1980 dan Masih Berproduksi Hingga Kini

Magetan, Jurnal Jatim – Ari Wibowo (36), produsen kue bolu di Magetan Jawa Timur eksis sejak 1980 dan masih berproduksi hingga kini.

Warga Desa Sidomukti, Plaosan, Magetan ini memilih jalan hidup meneruskan usaha orang tua memproduksi kue bolu. Terhitung sejak didirikan oleh orangtuanya di tahun 1980, usia usaha itu mencapai 32 tahun.

Bahkan, menjadi pelopor produsen kur bolu di Magetan yang bahkan kini jadi salah satu ikon kuliner di Bumi Mageti.

Laman resmi pemkab Magetan menyebutkan awal Ari mengambil alih meneruskan usaha orang tuanya sebelum tahun 2005 lalu, bolu hanya dipasarkan di kawasan Pasar Plaosan.

Saat itu peminatnya cukup banyak. Apalagi, selain warga kawasan Magetan, ternyata kue bolu juga menarik perhatian wisatawan yang mampir ke Pasar Plaosan.

Dari situ, usahanya semakin berkembang dan dikenal hingga luar daerah. Kue berbahan baku telur, terigu, dan gula itu memiliki rasa gurih manis yang khas dan cocok di lidah masyarakat.

Reseller dari luar daerah tertarik untuk memasarkan kue bolu, hingga Ari pun mulai mendapatkan pesanan dari kawasan luar Magetan. Utamanya di wilayah Karesidenan Madiun.

“Sejak tahun 2005, kami sudah mulai kirim ke beberapa daerah lain di luar Magetan. Sampai kini, penjualan sudah sampai Yogyakarta, Sleman, Wonogiri, Surabaya. Dan tentunya di kawasan Karesidenan Madiun,” kata Ari dikutip Selasa (9/5/2023)

Sampai kini, sudah ada 20 orang karyawan yang merupakan warga setempat. Sebelum pandemi COVID-19, produksi per harinya mencapai 3.000 bungkus.

Per bungkus berisi 10 buah kue bolu dipatok harga Rp5.000. Namun, tergantung pesanan, karena ada varian seharga Rp10.000 dengan jumlah 15 buah kue per bungkusnya.

“Semenjak adanya Covid-19, produksi menurun sedikit demi sedikit. Kini kira-kira hanya bikin 1.000 bungkus saja. Namun, meski begitu kami tidak mengurangi karyawan,” katanya.

Sejauh ini, Ari mengaku tetap berusaha eksis di tengah gempuran pesaing lain. Meski untuk di desa Sidomukti hanya ada dua produsen bolu, namun ada banyak produsen lain di kawasan Magetan.

“Ya kini sudah banyak pesaing. Kami tetap pertahankan kualitas meski tetap ada penyesuaian dengan beberapa harga bahan baku yang mulai naik,” pungkas dia. ***

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com