Selama Ramadan 2023 Penjualan Kue Kering di Jombang Naik 100 Persen

Jombang, – Selama 2023 penjualan kering brand DKU Cookies Jombang naik 100 persen. Tingginya permintaan itu membuat omset rumahan itu mencapai Rp100 juta.

Dibanding hari biasa, permintaan konsumen di produsen kue kuring di rumah produksi Jl Griya Jombang Indah No AA/2, Perumahan Griya Jombang Indah, Kecamatan Jombang ini capai 100 persen.

Perajin kue kering brand DKU Cookies Dynta Nabila Mahtristhasufi (24) mengakui ada peningkatan permintaan order terutama jelang lebaran tahun ini.

Dirinya menyebut, Jika pada hari biasa pihaknya mengirimkan 100 paket dalam satu bulan, namun jelang lebaran permintaan sampai 1000 paket.

“Omset naik 100 persen, dengan jumlah omset mencapai Rp100 juta, per hari lebih dari 100 paket,” ujar penerus generasi kedua brand DKU Cookies kepada , Senin (10/4/2023).

Wanita yang akrab dipanggil Dynta ini menyebut jika peningkatan itu wajar karena brand DKU Cookies sudah berpengalaman menyediakan aneka kue kering.

“Lebih dari 22 tahun menyediakan kue kering seluruh Indonesia,” ungkap 24 tahun ini.

Bahkan menurut Dynta, pemasaran produk kue sudah menembus pasar luar negeri. Di antaranya, Hongkong, Singapura, Taiwan hingga Brunei Darussalam.

“Untuk pasar dalam negeri hampir semua kabupaten, luar pulau ada beberapa tapi yang terbanyak dari Kalimantan,” terangnya.

Mengenai metode pemasaran, Dynta mengaku penjualannya melalui online. Termasuk menggunakan platform E-commers, dan platform promosi online lainnya.

“Sebanyak 99 persen pindah ke marketing digital, penjualan melalui E-commers dan , ” kata dia.

Mengenai jenis kue kering yang diproduksi, Dynta menguraikan di antaranya kue kering karakter, kue nastar bentuk buah, kue kering klasik seperti cokochip, kue salju, kue kacang dan kue semprit mawar.

“Semua dikerjakan oleh 10 orang karyawan mulai dari produksi sampai pemasaran,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di , Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .com