JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Kementerian Agama bersama Badan Koordinasi Madrasah Tsanawiyah (BKMS) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang melakukan kerjasama dalam rangka peningkatan SDM (Sumber daya manusia) guru olahraga dalam meraih prestasi diberbagai cabang olahraga, Senin (14/10/2019)
Kerjasama dan sinergitas tiga institusi/lembaga tersebut terjalin dalam pertemuan rapat koordinasi bersama di ruang pertemuan KONI Jombang, Senin (14/10/2019). Hadir Ketua umum KONI Jombang H. Tito Kadar Isman, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang, Arif Hidayatullah, dan Maftuhah Mustiqowati Perwakilan dari BKMS serta sejumlah guru olahraga madrasah.
Tito Kadar Isman mengatakan, kedatangan dari BKMS dan Kemenag ke KONI dalam rangka membangun dan meningkatkan SDM para guru olahraga khususnya di Madrasah swasta. Pembahasannya, diantaranya tentang strategi, teknik pertandingan di beberapa cabang olahraga.
Tito menjelaskan, di Kemenag ada olahraga pendidikan, seperti halnya di Dinas Pendidikan (Diknas) ada 02SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional). Kalau di kememag ada Porseni dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA).
“Dan ini kalau tidak ada peningkatan maka akan kuwalahan. Karena kerjasama di Cabor sama guru olahraga juga menentukan prestasi atlet di dunia pendidikan,” ujar Tito kepada Jurnaljatim.com.
Maka dari itu, lanjut dia, di acara MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Penjas dan Orkes (Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan) madrasah, berencana akan mendatangkan pelatih cabang olahraga atau Cabor.
“Rencana tiap bulan mendatangkan pelatih di Cabor untuk memberikan materi-materi tentang Olahraga dari Cabor di Jombang,” tandas Tito.
Sementara itu, Kasi Pendma Kemenag Jombang, Arif Hidayatullah menuturkan, koordinasi dan kerjasama antar lembaga sangat penting untuk meningkatkan prestasi olahraga di Madrasah.
“Tentunya, koordinasi dan kerjasama seperti ini sangatlah penting, terlebih dengan KONI. Sebab, saat ini juga akan diselenggarakan Porseni (Pekan olahraga dan Seni) Madrasah Tsanawiyah di Ponorogo, Jawa timur,” ujar Arif.
Perwakilan dari BKMS Jombang, Maftuhah Mustiqowati, menyatakan, kekompakan dan kesolidan guru olahraga merupakan penunjang prestasi siswa madrasah baik di ajang Porseni tingkat Provinsi maupun AKSIOMA tingkat Nasional.
“Para guru olahraga harus kompak dana solid, dengan begitu prestasi olahraga siswa madrasah dapat kita raih,” ujarnya.
Editor: Hafid