Jombang, Jurnal Jatim – Perceraian di Kabupaten Jombang masih jadi tren. Jumlah janda baru pun bertambah. Hal itu terlihat dari tingginya angka perceraian yang diputus hakim pengadilan agama (PA) setempat pada 2024 ini.
Kasus perceraian di daerah berjuluk kota santri ini didominasi pengajuan cerai oleh istri atau cerai gugat. Sepanjang tahun ini jumlahnya mencapai 2.427 perkara.
Sedangkan cerai talak atau atas permohonan suami mencapai 652 perkara yang diputus hakim.
Banyak faktor yang melatarbelakangi atau pemicu perceraian. Selain masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselisihan yang terus-menerus turut berkontribusi tingginya angka perceraian.
Humas PA Jombang Ulil Uswah, menyatakan dari berbagai persoalan itu, faktor ekonomi paling mendominasi.
Selain itu pengaruh negatif dari judi online juga pendorong keretakan rumah tangga. Tercatat ada 57 kasus perceraian akibat judi online.
Aktivitas judi yang dilakukan secara daring terbukti merugikan ekonomi keluarga, memicu ketegangan antarpasangan, hingga akhirnya memperburuk hubungan keluarga.
“Berdasarkan data kami, penyebab utama perceraian adalah masalah ekonomi keluarga. Salah satunya adalah dampak dari judi online, yang jelas-jelas memengaruhi perekonomian rumah tangga,” katanya kepada wartawan, Sabtu (28/12/2024).
PA Jombang berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi semua permasalahan, sehingga angka kasus perceraian tidak terus meningkat, terutama dampak judi online.
Seperti kasus yang dialami wanita inisial VS (39). Baru-baru ia saja menyelesaikan sidang perceraian di Pengadilan Agama Jombang.
Setelah hampir 17 tahun menikah dan memiliki tiga anak, VS memutuskan bercerai karena masalah ekonomi yang kian parah.
Meski masalah judi online atau pinjaman online (pinjol) tidak terlibat dalam kasus itu, VS mengakui bahwa faktor ketidakmampuan ekonomi dari sang suami menjadi penyebab kerusakan rumah tangganya.
“Sidang berjalan lancar, karena sudah ada kesepakatan. Saya sudah berusaha untuk bertahan, namun tidak ada perubahan dari suami saya dalam hal ekonomi,” katanya.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.