oleh

Kronologi Bus Berpenumpang 25 Orang Tabrak 2 Mobil dan Terguling di Nganjuk

Nganjuk, Jurnal Jatim – Satlantas Polres Nganjuk, Jawa Timur menangani peristiwa kecelakaan bus PO Madjoe menabrak dua unit mobil hingga terguling di Jalur Nasional Surabaya-Madiun, Sabtu siang (10/9/2022).

Bus Madju jurusan Ponorogo-Surabaya yang berpenumpang 25 orang itu menabrak mobil panther dan menghantam Toyota Innova saat terguling dan melintang di tengah jalan raya.

“Kejadiannya jam 11.20 WIB di Jalan Umum Widas tepatnya depan SMA 3 Nganjuk masuk Kelurahan Begadung, Kabupaten Nganjuk,” kata Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat dalam keterangannya.

Kronologi kejadian tersebut berawal saat Bus Madjoe nopol AE 7469 UB yang dikemudikan Gumun (40) warga Ponorogo melaju dari arah Nganjuk menuju Jombang.

“Bus itu dengan penumpang kurang lebih 25 orang, diperkirakan saat itu melaju dengan kecepatan tinggi,” kata polisi wanita lulusan Akpol 2013.

Kecelakaan terjadi saat bus akan melintasi simpang empat, lampu traffic light menyala merah. Sopir yang kurang hati-hati hilang kendali oleng kekiri hingga melintasi jalan menikung ke arah utara.

Bus langsung menabrak Isuzu Panther nopol AG-1208-VH yang dikemudikan oleh Suparni yang berjalan dari arah utara ke selatan atau di Jalur Nganjuk-Bojonegoro.

“Mobil Isuzu Panther pada saat itu berhenti menunggu antrean lampu traffic light yang menyala merah,” kata Dini.

Benturan keras menyebabkan kendaraan bus terguling ke kanan dan menghantam mobil Toyota Innova Nopol L-1488-AN yang parkir di depan kantor. Mobil Innova disopiri Bagus Dwi Rianto.

“Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar lagi, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata mantan Paur Si BPKB Subditregident Ditlantas Polda Jatim ini.

Akibat tabrakan itu, dikabarkan ada 5 orang luka dan dilarikan ke RSUD Nganjuk untuk mendapat perawatan medis. Selain itu, mobil yang terlibat laka juga rusak.

“Untuk korban luka telah dibawa ke RS untuk dimintakan VER (Visum Et Repertum),” kata perwira yang menjabat Kasatlantas Polres Nganjuk pada 25 Juli 2022 lalu.

Insiden tabrakan itu diduga sopir bus kurang hati-hati. Sopir mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan. Pun begitu, polisi masih mendalami kejadian tersebut.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan saksi termasuk sopir Bus. Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti.

“Penyebab kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Polisi Wanita ini.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com