oleh

Gotong-royong Perbaiki Rumah Warga Madiun Rusak Diterjang Puting Beliung

Tuban, Jurnal Jatim – Warga dan petugas gabungan bergotong royong perbaiki rumah yang rusak akibat bencana angin puting beliung di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur sejak Sabtu (10/9/2022) hingga sekarang.

Bencana angin puting beliung itu terjadi pada Jumat (9/9/2022) sore. Pendataan BPBD Kabupaten Madiun ada sebanyak 53 rumah milik warga desa setempat yang rusak.

Sekitar 500 personel gabungan dari anggota TNI, Polri/Brimob, BPBD, Sosial Madiun (Somad), Desta Tagana dan masyarakat sekitar bergotong-royong memperbaikinya.

Petugas dan masyarakat juga membersihkan puing membersihan puing-puing pecahan genteng serta merapikan genteng yang masih layak pakai.

Kerja bakti massal juga dihadiri Komandan Korem 081 Dhirotsaha Jaya, Bakorwil I Madiun, Komandan Kodim 0803 Madiun, dan Kapolres Madiun.

Satu SSR tim SAR Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim juga turut hadir memperbaiki rumah warga yang terkena musibah Bencana Angin Puting Beliung itu.

Komandan Kompi (Danki) AKP Joko Purnomo didampingi Danton Aiptu Hendrik Prio Susilo mengatakan aksi sosial wujud Polri tanggap bencana dan juga mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.

“Ini sudah bagian tugas kami sebagai Polri yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat apa lagi seperti kita lihat di sini warga perlu bantuan,” ujarnya.

Satbrimob Polda Jatim selain memperbaiki rumah warga juga menyalurkan bantuan sosial kepada korban bencana alam bersama Yayasan Jalinan Kasih Bunda, Madiun.

Diketahui, Bencana puting beliung wilayah Desa Sidorejo Kecamatan Saradan, Madiun terjadi saat hujan dengan intensitas sedang, mengguyur di seluruh wilayah Kabupaten Madiun sekitar pukul 15.40 WIB.

BPBD Kabupaten Madiun yang menerima laporan Desa Sidorejo dan Kaligunting terjadi angin kencang menyebabkan puluhan rumah rusak langsung turun ke lokasi.

BPBD Madiun melakuan asesmen bersama masyarakat setempat untuk mengetahui kondisi lapangan sekaligus pendataan.

“Hasil asesmen dan pengecekan di lapangan, ada 53 rumah terdampak mengalami rusak atap, dua warung roboh dan satu gudang roboh. Ada empat orang menderita luka dan semuanya sudah ditangani Puskesmas setempat,” kaya Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Zahrowi.

Meski demikian, kerugian material akibat bencana alam angin puting beliung di Sidorejo dan Kaligunting, belum dapat di kalkulasi karena hingga saat ini tim masih berjalan.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com