oleh

Ditinggal Tidur, Gerobak dan Warung Soto Ayam Nganjuk Terbakar

Nganjuk, Jurnal Jatim -Gerobak dan warung soto ayam yang berada di Dusun Jebug, Desa Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ludes terbakar, Selasa (6/9/2022).

Diduga kebakaran tersebut disebabkan arang di tungku masih menyala saat ditinggal oleh pemiliknya tidur di sekitar lokasi kejadian. Untung saja pemilik bangun tidur, sehingga selamat dalam musibah kebakaran tersebut.

Informasi yang dihimpun Jurnaljatim.com, kebakaran gerobak soto ayam milik Miratno Nugroho (38) warga setempat itu terjadi pada Senin (5/9/2022) malam pukul 22.25 WIB.

Sebelum kebakaran itu terjadi, sekitar pukul 21.45 WIB Miratno menghangatkan sayur di tungku yang ada di gerobak jualan soto ayam miliknya. Setelahnya itu, Miratno tidur.

“Jadi, kejadiannya pada saat menghangatkan sayur ditinggal tidur oleh pemiliknya,” Kata Kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Sujito, Selasa (6/9/2022) pagi.

Kemudian, sekitar pukul 22.10, pemilik usaha itu terbangun dan kaget melihat gerobak soto ayamnya terbakar. Ia pun berusaha mencoba untuk memadamkan api sendiri dengan alat seadanya.

“Pemilik mencoba memadamkan api dengan alat seadanya,” ucap Sujito.

Karena api sudah besar, Miratno berteriak minta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan itu datang membantu memadamkan api dengan alat sederhana, namun gagal.

Lantaran api sudah besar dan kewalahan, kemudian salah satu warga menghubungi Polsek Nganjuk dan diteruskan pada dinas pemadam kebakaran kabupaten Nganjuk.

“Setelah menerima informasi ada kebakaran, anggota pos mako langsung berangkat ke lokasi dan melakukan pemadaman api,” kata Sujito.

Petugas melakukan penyemprotan pada titik api dan pendinginan hingga api benar- benar padam dan aman.

Lebih lanjut, Sujito memastikan bahwa tidak ada korban jiwa meninggal dunia maupun korban luka-luka dalam kebakaran gerobak dan warung soto ayam milik Miratno itu.

Pemilik Miratno hanya mengalami kerugian materil karena rombong gerobaknya yang terbuat dari bahan kayu hangus terbakar. Ia memperkirakan kerugiannya sekitar Rp5 juta.

“Dugaan kebakaran pemilik menghangatkan sayur di kompor yang ada di dalam gerobak,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com