oleh

Paradigma Baru Merdeka Belajar, Guru SD di Jombang Harus Adaptif

Jombang, Jurnal Jatim – Bidang pembinaan sekolah dasar menyelenggarakan bimbingan teknis pengembangan sekolah bagi kepala sekolah dan guru lingkup dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Jawa Timur.

Kepala bidang pembinaan SD Endro Wahyudi membuka secara offline dari SDN Kepanjen 2 Jombang dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting di lima titik berbeda.

Yaitu di SDN Ploso untuk wilayah Utara, SDN Perak 2 Wilayah Barat, SDN Menganto Wilayah Tengah Selatan, SDN Kesamben 1 Wilayah Timur dan SDN Banjaragung 2 untuk wilayah selatan.

Bimtek diikuti sebanyak 135 Lembaga SD se- Kabupaten Jombang dengan jumlah peserta sebanyak 270 orang terdiri dari 1 orang guru dan satu orang kepala sekolah.

Endro mengatakan dengan berbagai aturan yang ada saat ini dan perkembangan yang sedemikian rupa, guru dituntut adaptif baik dengan teknologi maupun perubahan paradigma Merdeka Belajar.

Paradigma baru Merdeka Belajar memaksa satuan pendidikan untuk mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi perubahan global menuju revolusi industri 4.0.

“Kami berharap sangat kepada bapak ibu guru peserta Bimtek ini untuk mengikuti dengan sebaik baiknya mulai awal hingga akhir. Dan apa yang disampaikan oleh tutor/instruktur nanti bisa diterapkan dan diaplikasikan di sekolah masing-masing dengan baik,” kata Endro, Jumat (18/3/2022).

Instruktur atau narasumber bimbingan teknis adalah pengawas sekolah yang berpengalaman sebagai instruktur Provinsi Jawa Timur, serta kepala sekolah yang berpengalaman.

“PPDB 2022 untuk anak didik kita di kelas enam saat ingin memasuki jenjang SMP untuk kesempatan jalur prestasi tetap sama akan tetapi ada sedikit perbedaan pada juknis dengan tahun yang lalu,” kata Endro.

Ada perbedaan penilaian bagi anak yang memiliki satu atau dua piagam penghargaan dengan anak yang memiliki sepuluh piagam penghargaan atau sertifikat.

“Ini untuk mendorong prestasi yang ada di sekolah, bagaimanapaun anak didik kita harus kita pacu prestasinya di setiap wilayah karena mereka memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing pada jenjang pendidikan selanjutnya,” katanya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.