oleh

Air Sungai Mojoranu Merah, DLH Jombang Belum Temukan Akibat Limbah

Jombang, Jurnal Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Jawa Timur masih belum diketahui secara pasti penyebab aliran air sungai Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, kabupaten setempat yang berubah warna merah darah pada akhir Februari lalu.

Kepala DLH Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, mengungkapkan, hasil laboratorium dari sample air sungai di Dusun Mojoranu dengan beberapa parameter menghasilkan analisasi tidak adanya perbedaan signifikan dengan aliran hulu.

“Dari hasil lab terhadap parameter sungai dari BOD dan COD di hulu (warna air normal) serta di hilir (warna air merah) hasilnya tidak banyak perbedaan atau tidak terlalu signifikan, sehingga hasil analisis yang pertama belum bisa disimpulkan penyebabnya, hasil lab belum mengindikasikan sumber limbah darimana,” ungkap Miftahul Ulum ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (7/3/2022).

Ulum menyebut, perlu dilakukan pengujian ulang sampel air berwarna merah di titik dam (bendungan) songkar wilayah tersebut lebih lanjut dengan metode yang lain. Tujuannya untuk mengetahui adanya kandungan limbah air.

“Saat ini sedang dilakukan analisis lagi dengan metode yang berbeda untuk mengetahui kandungan limbah. Mudah-mudahan hasil analisis kedua nanti sudah dapat diperoleh hasil dan dapat disimpulkan terkait sumber limbahnya,” kata mantan kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Jombang tersebut.

Ulum sapaan akrabnya menyebut, pihaknya juga tidak menemukan adanya kemungkinan kemunculan sumber cairan berwarna di dasar air. Begitupun dengan indikasi adanya aktifitas pencemaran sebuah pabrik juga belum ditemukan.

“Terkait kemungkinan asal sumber dari bawah dasar sungai,hasil pengamatan di lokasi tidak melihat ada sumber berwarna merah yang keluar dari bawah. Kami juga tidak menemukan kemungkinan sumber warna merah berasal dari sebuah aktifitas produksi/pabrik,” kata Ulum.

Aliran air sungai di Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung tiba-tiba berubah warna merah (berdarah) Jumat (25/2/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, dikabarkan sumber cairan warna merah tersebut berhenti sekitar pukul 22.00 WIB di titik bendungan songkar dusun setempat.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News