Jombang, Jurnal Jatim– Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Jawa Timur meminta para orang tua tidak sekedar memberi persetujuan anaknya divaksinasi COVID-19, namun turut mengantar langsung menyaksikan penyuntikan dosis vaksin COVID-19.
Hal tersebut disampaikan kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Dinkes Jombang, Haryo Purwono, Rabu (5/1/2022).
“Kita minta pendampingan, jangan sampai anak dilepas. Sesibuk apapun tolong didampingi, dan minimal anak itu sudah sarapan (makan) sebelum disuntik vaksin,” ujarnya.
Jika ada keluhan apapun, berat maupun ringan, disarankan segera dirujuk ke puskesmas. Haryo memastikan saat berada di Puskesmas tanpa biaya alias gratis. Jika ada keluhan berat, segera dirujuk ke rumah sakit melalui fasilitas jaminan kesehatan dan lainnya.
“Habis vaksin tolong anak jangan banyak aktivitas. Istirahat dulu sajalah, mungkin selama 1 hari sejak vaksin sampai besok itu jangan aktivitas yang berlebihan,” kata dia.
Ia menegaskan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kabupaten Jombang akan dilakukan skrining secara ketat. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian pasca penyuntikan vaksin COVID-19.
“Kita berlakukan skrining ketat. Kita juga minta keterbukaan dari orangtua agar menyampaikan riwayat penyakit anak. Tidak perlu sungkan (malu), karena itu menentukan kelanjutan vaksin,” kata dia.
“Kalaupun ditemukan penyakit penyerta, walaupun sudah lama tapi akan tetap kita tunda vaksinasinya. Kita tidak akan memaksakan vaksinasi pada anak itu,” Haryo menambahkan.
Haryo memastikan bahwa dosis vaksin COVID-19 jenis Sinovac yang disuntikkan pada anak usia 6-11 tahun adalah aman dan sudah teruji. Ia pun meminta para orangtua agar tidak takut anak-anaknya disuntik vaksin COVID-19.
“Kami pesan kepada orang tua jangan khawatir dan jangan takut anaknya divaksinasi. Kita tahu vaksin ssudah dilakukan penelitian dari BPOM. Sudah mempunyai rekomendasi pada anak usia 6-11 bahwa vaksin aman dan halal,” ujar Haryo.
Data di Dinas Kesehatan Jombang hingga per Selasa (4/1/2022), capaian vaksinasi COVID-19 untuk umum dosis pertama sebanyak 86,28 persen, umum dosis kedua 65,40 persen, SDMK dosis 3: 108,63 persen.
“Dan capaian vaksinasi pada anak 42,1 persen dari target sasaran 121 ribu anak di Jombang,” imbuh Haryo.
Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.
Editor: Azriel