oleh

Olah TKP Kecelakaan Vanessa di Tol Jombang Gunakan Tekonologi Canggih

Jombang, Jurnal Jatim – Korlantas Polri bersama tim Polda Jatim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah di Tol Jombang KM 673 menggunakan alat teknologi canggih metode traffic accident analysis (TAA), Jumat (5/11/2021) sore.

“Olah TKP ini dari Korlantas sama tim TAA Polda Jatim. Yang pertama adalah scan kejadian laka kemarin,” ungkap Kasatlantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto, Jumat (5/11/2021).

Olah TKP terbagi dalam dua sesi. Yakni pengukuran dan pengumpulan data secara manual, serta pengambilan foto dan video menggunakan teknologi canggih berupa kamera animasi TAA.

Melalui teknologi tersebut, nantinya petugas akan mendapatkan gambaran penyebab terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan publik figure Vanessa Angel dan suaminya meninggal di lokasi kejadian.

Gambaran itu mulai dari laju kecepatan, jarak pengereman, pergerakan mobil, hingga gambaran saat mobil Pajero sport menabrak beton pembatas jalan sebelah kiri.

“Yang kedua adalah olah TKP tambahan Satlantas Polres Jombang. Mungkin itu dulu ya, nanti kami kabari untuk penyelidikan selanjutnya,” katanya.

Kembali dilakukannya olah TKP dengan menggunakan alat canggih diharapkan dapat memperjelas kejadian laka lantas kendaraan Pajero warna putih bernopol B 1284 BJU yang ditumpangi lima orang tersebut.

“Tujuan olah TKP ini untuk memperjelas letak kejadiannya, dimana, lokasi dan titik poinnya,” imbuh Rudi.

Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri “Bibi” Andriansyah meninggal dalam kecelakaan di Jalan Tol Jombang, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kamis (4/11/2021) siang.

Sopirnya, Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) serta asisten rumah tangga bernama Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho pada Kamis (4/11/2021) sore lalu menyampaikan, dari hasil olah TKP tidak menemukan adanya bekas atau upaya pengereman dari sopir sehingga terjadi kecelakaan yang menewaskan 2 orang.

Dugaan awal, kecelakaan itu disebabkan karena sopir lelah dan mengantuk sehingga mobil menabrak pembatas tol di sebelah kiri jalan.

“Hasil olah TKP yang dilakukan penyidik Satlantas, tidak ada bekas rem, sehingga kesimpulan awal pengemudi lelah dan mengantuk sehingga menabrak guardril (pembatas jalan),” kata Agung.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid