oleh

Kereta Mutiara Selatan Anjlok Ditemper Truk Muatan Kayu di Nganjuk

Madiun, Jurnal Jatim – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng – Bandung yang terjadi di wilayah Daop 7 Madiun, pada Selasa (29/11/2021) dini hari.

Gangguan perjalanan KA itu diakibatkan karena Kereta Mutiara Selatan ditemper truk bermuatan kayu lapis di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) nomor 93 km 111+5 jalur hilir petak Baron – Sukomoro pada Senin (29/11/2021) pukul 21.17 WIB. Pantauan pukul 00.00 WIB, kereta api mengalami keterlambatan hingga 170 menit.

“Akibat kejadian ini Lokomotif CC 2061341 yang membawa rangkaian KA Mutiara Selatan mengalami anjlok 1 AS (2 roda),” ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan tertulisnya.

Ixfan mengatakan, sesuai dengan SOP pelayanan di PT KAI, bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 60 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral.

Kemudian bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 180 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral dan pop mie, dan bagi para calon penumpang yang akan membatalkan perjalananya biaya akan dikembalikan 100 persen sesuai harga tiket.

Lebih lanjut Ixfan mengungkapkan, ada beberapa kerusakan pada sarana dan prasara yang nantinya akan dihitung besaran kerugiannya.

“Nantinya akan kami lakukan tuntutan ganti rugi pada pemilik truk. Saat ini supir truk sudah diamankan Lakalantas Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan,”tegas dia.

Ixfan mengatakan, dari kejadian tersebut, berdampak pada kelambatan KA lain yang melintas di wilayah Daop 7 seperti KA Pasundan lambat 92 menit dan KA Bangunkarta lambat 50 menit.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api,” ujarnya.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel