oleh

Pemekaran 4 Desa di Bojonegoro Masih Dikaji dan Dilakukan Penilaian

Bojonegoro, Jurnal Jatim – Progres pemekaran empat desa di Bojonegoro, Jawa Timur hingga saat ini masih terus dikaji dan dilakukan penilaian evaluasi tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten setempat.

Empat desa itu meliputi Desa Sukorejo, Kecamatan Kota; Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander; Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, dan Desa Leran, Kecamatan Kalitidu.

Kepala Dinas PMD Pemkab Bojonegoro, Machmuddin mengungkapkan alasan pemerintah desa setempat mengajukan pemekaran karena wilayah yang terlalu luas

“Saat awal ini kita sedang melakukan penilaian Evaluasi perkembangan Desa yang nanti menghasilkan output nilai, jika nilai tersebut 90 ke atas akan lanjut diproses tim Kabupaten,” ungkapnya, Minggu (3/10/2021).

Penilaian itu meliputi 4 indikator, yaitu indikator pemerintahan desa dengan 27 sub indikator, indikator pembangunan dengan 16 sub indikator, indikator pemberdayaan masyarakat dengan 7 sub indikator.

“Dan Indikator kemasyarakatan dengan 10 sub indokator,” ujar Machmuddin.

Setelah selesai penilaian evaluasi dari Kabupaten,dilanjutkan dengan penilaian dari tim Provinsi dan Kementerian. Dan sebagai out put penilaian tersebut adalah kode register Desa persiapan dari Gubernur.

“Sebagai dasar penunjukan Penanggung Jawab Kepala Desa persiapan yang ditetapkan dengan keputusan Bupati,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk tahapan selanjutnya Desa persiapan dievaluasi tim paling lama 3 tahun, jika layak maka Bupati dan DPRD menyusun Perda tentang pembentukan Desa, disampaikan kepada Gubernur untuk dievaluasi.

“Setelah ada hasil evaluasi dan nomor registrasi Perda dari Gubernur serta kode Desa dari Kementerian, maka Perda tersebut di undangkan dan Desa persiapan resmi menjadi Desa.” ujar Machmudin. (Web)

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel