Jombang, Jurnal Jatim – Sejumlah mbak-mbak nampak ceria usai disuntik vaksin COVID-19 massal di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mereka beranjak pergi dari lokasi setelah menunggu selama sekitar 30 menit usai divaksin, Sabtu (26/6/2021).
Mereka merupakan karyawati di salah satu pabrik sepatu di daerah Jombang. Vaksinasi COVID-19 yang mereka ikuti bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).
Rosita, salah satu dari mereka mengaku senang dapat ikut vaksinasi COVID-19 secara massal yang diselenggarakan oleh Polres Jombang bekerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat dalam rangkaian HUT Bhayangkara pada 1 Juli nanti
“Ga ada rasanya, ya biasa aja kok. Tapi seneng lah soalnya divaksin,” kata Rosita setelah menerima penyuntikan vaksin COVID-19 kepada Jurnaljatim.com.
Bagi Rosita, itu merupakan vaksin COVID-19 pertama. Dia tidak merasakan gejala apapun pasca disuntik. Hanya saja sempat merasakan sakit ketika jarum menusuk lengan kirinya, dan itupun tak berlangsung lama.
“Ya ini (vaksin COVID-19) pertama. Biasa aja, cuma sakit pas disuntik jarum tadi,” kata perempuan berusia 29 tahun itu.
Wanita berjilbab asal Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang itu menyarankan kepada masyarakat, terutama muda-mudi untuk tidak perlu khawatir atau takut vaksin COVID-19. Justru, kata dia, harusnya bersyukur bisa mendapatkan vaksin COVID-19.
“Ga usah takut, ngapain takut, ga ada alasan buat takut menurut saya, malah bersyukur bisa divaksin,” katanya.
Cukup gampang mengikuti vaksinasi COVID-19 massal tersebut. Masyarakat yang datang cukup membawa KTP dan mempunyai nomor handphone yang bisa menerima notifikasi pemberitahuan SMS.
“Kalau ada kesempatan kayak gini ya langsung ikut aja, selagi ini kan gampang daftarnya, ga susah, jadi ya sudah ikut aja,” tuturnya.
Senada disampaikan temannya bernama Lia (29). Dia juga tidak merasakan gejala apapun usai disuntik vaksin Sinovac tahap pertama tersebut. Lia menyebut, ada 9 orang teman kerjanya yang datang mengikuti vaksinasi massal.
Warga antusias ikuti vaksinasi
Sementara itu, terpantau warga antusias mengikuti vaksinasi COVID-19 tersebut. Peserta yang datang ke lokasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang.
“Ada yang tidak kita berikan undangan pun mereka hadir, tapi kita usahakan jika vaksin kurang, akan kita minta dari rumah sakit bhayangkara untuk penuhi kebutuhan masyarakat,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho.
Agung mengatakan, hari itu ada sekitar 500 warga yang diundang mengikuti vaksinasi COVID-19 di pendopo. Untuk mengantisipasi kekurangan, pihaknya menyiapkan 700 dosis vaksin.
“Hari ini kita siapin hampir 700 vaksin pendopo. Tapi, kita undang 500 orang. Untuk cadangan 200. Hari ini kita target 3200 dosis harus sudah dilaksanakan untuk masyarakat se Jombang,” ujarnya.
Sebagai upaya mengurangi kerumunan saat antrean vaksinasi, Agung menyebut, dilakukan pembagian waktu undangan peserta dan lokasi penyuntikan vaksin yakni di Pendopo dan kantor Satlantas Polres Jombang.
“Di lokasi, dilakukan pembagian masker, dan anggota mendisiplinkan warga supaya menjaga jarak,” ujarnya.
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menyampaikan bahwa Pemkab Jombang menyambut baik pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sekaligus mengapresiasi Polres Jombang atas kerjasamanya untuk memutus penularan COVID-19.
“Saya harapkan bisa berkelanjutan,” kata Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat meninjau vaksinasi COVID-19 bersama Kapolres dan pejabat lain di Pendopo.
Editor: Hafid