oleh

Kasus COVID-19 Naik, Operasi Yustisi di Jombang Temukan 48 Pelanggar

Jombang, Jurnal Jatim – Kasus COVID-19 di sejumlah daerah, di antaranya di Jombang, Jawa Timur terus naik. Petugas gabungan di daerah setempat semakin menggiatkan Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan yang mulai kendor.

Selama kurang dari 1 jam melaksanakan operasi Yustisi di kawasan Alun-alun Jombang, petugas telah menemukan 48 orang pelanggar yang tidak memakai masker.

Perwira pengawas Polres Jombang, AKP Mochamad Mukid mengatakan razia yustisi pada Minggu pagi (10/1/2021) itu melibatkan 56 personel gabungan Polri, TNI, Satpol-PP dan dinas Perhubungan.

“Kita sadar bahwa penyebaran virus COVID-19 belum berakhir, dan yustisi ini sebagai upaya untuk menegakkan protokol kesehatan di masyarakat,” kata Mukid yang memimpin giat tersebut.

Ia menyampaikan operasi yustisi di Jalan Ahmad Dahlan simpang empat Alun-alun itu banyak ditemukan warga yang tidak memperhatikan protokol kesehatan yakni tidak memakai masker.

Adapun hasil dalam operasi Yustisi itu, sebanyak 43 orang diberikan teguran lisan lantaran membawa masker, namun tidak dikenakan sebagaimana mestinya.

Serta penyitaan kartu tanda penduduk (KTP) diberikan kepada 1 orang dan 4 orang mendapat sanksi sosial berupa hukuman pushup karena sama sekali tidak membawa dan memakai masker.

Selain memberikan berbagai macam sanksi, petugas juga memberikan imbauan pentingnya menggunakan masker, tujuannya agar terhindar dari penularan virus corona.

“Kami akan terus menggiatkan operasi yustisi seperti ini untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kabupaten Jombang,” kata polisi kelahiran Tarokan, Kabupaten Kediri ini.

Kasatresnarkoba itu menambahkan, giat dilaksanakan dengan serius mengingat semakin banyak-nya masyarakat yang terpapar virus asal Wuhan, Cina tersebut.

Berdasarkan data di laman Dinkes Kabupaten Jombang, per Minggu 10 Januari 2021, komulatif terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 2641 kasus. Jumlah itu naik dari hari sebelumnya.

Rinciannya, sembuh 2269 orang, dirawat 99 orang dan meninggal sebanyak 273 orang. Guna menekan laju penyebaran COVID-19, masyarakat diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Yakni memakai masker di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan orang.

 

Editor: Azriel