Jombang, Jurnal Jatim – Banjir merendam puluhan rumah warga Dusun Kebondalem, desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur setelah wilayah itu diguyur hujan deras selama lebih kurang lima jam.
Selain rumah warga, air juga merendam jalan dan fasilitas umum lainnya di wilayah setempat. Ketinggian air telah mencapai 1 meter atau hampir setinggi dada orang dewasa, pada Rabu malam (27/1/2021).
Bondan (40), salah satu warga setempat menuturkan, banjir di tempat tinggalnya terjadi setelah hujan deras mengguyur selama 4 jam lebih. Kemudian, sekitar pukul 19.00 WIB, air kiriman itu mulai masuk ke rumah-rumah warga.
“Jam 7 sore air naik. Ketinggian air di luar 1 meter, di dalam rumah setengah meter (50 sentimeter),” kata dia di lokasi banjir.
Ia mengatakan, sebagian warga masih tetap bertahan di rumah bersama harta bendanya. Dan sebagian pula warga yang terdampak banjir telah mengungsi ke dataran tinggi yang tidak kena banjir.
Petugas BPBD Jawa Timur, Ari Ridayanto mengatakan, hujan deras di hulu sejak pukul 14.00 WIB hingga berlangsung selama kurang lebih 5 jam menyebabkan sungai pancur di desa setempat mengalami peningkatan debit air.
Sungai Pancur pun tak bisa menampung air lalu meluber dan masuk ke tempat pemukiman warga. Ketinggian air bervariasi. Di luar 40 sampai 1 meter. Sedangkan di dalam rumah 30 sampai 40 sentimeter.
Berdasarkan pendataan awal, ada 60 rumah warga yang terendam banjir. Sebagian dari mereka telah mengungsi ke tempat yang tidak terkena banjir.
“Kurang lebih 60 rumah (terdampak). Untuk warga sementara mengungsi di teras rumah warga yang tidak terdampak banjir,” katanya.
Ari bersama TNI, Polri dan para relawan saat ini terus melakukan pemantauan dan pendataan sekaligus melakukan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan ke tempat yang lebih aman.
Editor: Azriel