oleh

Bupati Jombang Lantik Kades Terpilih Sekaligus Pesan Protokol Kesehatan

Jombang, Jurnal Jatim– Bupati Jombang, Jawa Timur, Mundjidah Wahab melantik sembilan kepala desa (Kades) terpilih sekaligus berpesan kepada para Kades agar tidak lelah untuk menyosialisasikan protokol kesehatan kepada warganya.

Turut hadir dalam pelantikan itu, Wakil Bupati (Wabup) Jombang, Sumrambah; Sekertaris Daerah (Sekda) Akhmad Jazuli serta Forkopinda Kabupaten Jombang dan sejumlah kepala dinas terkait.

Pelantikan Kades dilaksanakan di ruang Bung Tomo, Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa timur dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pada Kamis (7/1/21).

Sembilan Kades yang dilantik adalah Kades Banjardowo Syamsudin Arief; Kades Madiopuro Suwito Hadi; Kades Marmoyo Sudarwati; Kades Mojoduwur Imam Bai Haki.

Lalu Kades Ngrimbi Samsul Hadi; Kades Pulogedang Eko Ariyanto; Kades Seketi Aris Kuswantoro; Kades Sukoiber Isnadi; serta Kades Wangkalkepuh Sugiyono.

Sembilan Kades tersebut telah terpilih dalam Pilkades serentak 16 Desember 2020 lalu dengan masa jabatan selama 6 tahun atau periode 2021 – 2027.

Mundjidah mengungkapkan, kepala desa atau Kades merupakan ujung tombak didalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Dikatakan Mundjidah, bahwa Tugas menjadi Kades juga cukup berat, maka perlu dibantu segenap komponen masyarakat.

Lebih lanjut, Mundjidah berharap agar Kepala Desa bersama dengan BPD untuk bersatu menyamakan tekad didalam melaksanakan pembangunan desa.

Kades, kata Mundjidah diharapkan agar selalu memperhatikan hal-hal yang dapat menunjang terlaksananya tupoksi (tugas, pokok, fungsi) selaku pimpinan di desa.

“Pemerintah desa wajib memberikan pelayanan dan pemberdayaan yang adil kepada masyarakat,” kata Mundjidah.

Menurut Mundjidah, prinsip dasar yang harus dipegang dalam pembangunan di desa yaitu pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang luas kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia menambahkan agar Kades secepatnya segera bertindak dalam mendukung kebijakan pemerintahan pusat, provinsi maupun pemerintah kabupaten dalam menciptakan penanggulangan COVID-19.

Setiap desa, kata Mjndjidah harus segera menentukan langkah cepat menghadapi masa pandemi COVID-19. Dengan begitu penanganan COVID-19 bisa lebih cepat.

“Supaya warga tidak resah serta jangan pernah lelah untuk menyosialisasikan tentang pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dimana dan kapan pun kita berada,” pesan Mundjidah.

 

 

Editor: Azriel