oleh

Berawal Pengetahuan Internet, Petani di Jombang sukses Budidaya Porang

Jombang, Jurnal Jatim – Seorang petani di Jombang, Jawa Timur terbilang sukses budidaya menanam tanaman porang penghasil umbi yang dapat dimakan. Keberhasilan bidang pertanian itu atas ketekunannya selama 4 tahun terakhir.

Beny, (39) warga Dusun Prabon, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang kini sudah memiliki lahan seluas 24 hektar yang ditanami Porang. Lahan itu tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Jombang.

Beny menceritakan pertama mengetahui Porang saat bekerja di Surabaya. Di sana, Beny melihat ada masakan berbahan dari Porang. Dari situ muncul idenya. Ia lalu membuka internet untuk mencari pengetahuan tanaman pengasil umbi itu.

Setelah itu, dia mempelajari seluk-beluk tanaman itu hingga mencari cara pembudidayaanya yang ideal sebagai potensi baru dalam bercocok tanam di lahan pertanian maupun perkebunan.

“Saya mencari tahu di Google, setelah bisa dan memahami, lalu saya keluar dari pekerajaan dan mencoba budidaya Porang,” tutur Beny menceritakan.

Berawal Pengetahuan Internet, Petani di Jombang sukses Budidaya Porang

Menurut dia, kondisi lahan pertanian yang berbukit bukan penghalang untuk berinovasi pola tanam baru itu. Beny terus menekuni dan mengembangkan.

“Sejak keluar dari pekerjaan sampai sekarang saya terus menekuni budidaya tanaman porang ini,” ujarnya.

Dari awal, Beny menyebut hasil tanaman porang itu ia kirim ke sejumlah pabrik di luar Pulau Jawa. Di antaranya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan dan Sulawesi.

“Saat panen Porang langsung dikirim ke pabrik-pabrik. Saya ada 8 pabrik yang sudah bekerjasama,” kata Beny tanpa menyebut harga Porang.

Pria berusia 39 tahun itu mengaku telah menekuni tanam Porang sejak tahun 2017 lalu atau sudah berjalan empat tahun. Budidaya tanaman porang itu sebagian dalam bentuk petani plasma.

Saat ini, total ada 24 hektar lahan yang sudah ditanami Porang yang tersebar di beberapa wilayah di Jombang dengan mempekerjakan warga di sekitar lahan.

“Sampai saat ini total pekerja sudah 30 orang lebih yang bekerja merawat dan menangani tanaman saya,” jelasnya.

Berawal Pengetahuan Internet, Petani di Jombang sukses Budidaya Porang

Beny menambahkan, selama 4 tahun menggeluti budidaya tanaman Porang, membuat penghasilan perekonomiannya meningkat. Bahkan, perlahan ia mulai mewujudkan keinginannya mendirikan yayasan yatim piatu.

“Alhamdulillah, sudah mulai terwujud keinginan berkat adanya Porang. Lewat porang bisa membantu banyak orang,” ujarnya sembari merahasiakan omset penghasilannya.

Dia melanjutkan, kedepannya anak-anak yang ada di yayasannya akan diberikan pengetahuan tentang cara budidaya Porang, mulai dari proses pembibitan, penanaman hingga perawatan.

“Dari hasil panen Porang saya sisihkan untuk kegiatan sosial dari membantu orang yang membutuhkan, anak yatim serta membangun yayasan mandiri yatim piatu,” tandasnya.

Sebatas untuk pengetahuan, umbi dari tanaman porang dapat diolah menjadi bahan pangan yang bisa menjadi makanan alternatif selain nasi. Selain itu, umbi porang juga dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetik, obat-obatan, dan bahan baku industri.

 

 

Editor: Azriel