JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Sejumlah proyek yang batal dikerjakan dan anggarannya diperuntukkan penanganan virus corona, di antaranya rehab drainase dan trotoar jalan KH Wahid Hasyim. Proyek itu dari sektor dinas Perkim (perumahan dan permukiman) Kabupaten setempat.
“Betul dibatalkan, nilainya Rp19,6 miliar,” ujar Kepala Dinas Perkim, Heru Widjajanto dihubungi Jurnaljatim.com, Jumat (10/4/2020)
Heru mengungkapkan, harusnya awal Mei proyek itu sudah kontrak, karena jadwal semula tanggal 7 pengumuman pemenang. Namun, proses lelang dihentikan dan kegiatan ditunda, jika memungkinkan dianggarkan tahun 2021.
“Untuk proyek lainnya, sampai saat ini masih dimungkinkan untuk dilanjutkan setelah Corona mereda. Kalau yang APBN DAK semua drop kecuali untuk kesehatan dan pendidikan,” ujar mantan Kadis tenaga kerja tersebut.
Sebelumnya, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mneyampaikan, telah menganggarkan Rp78 miliar lebih untuk penanganan warga yang terdampak COVID-19. Anggaran itu dengan peruntukan untuk memenuhi alat kesehatan dan kebutuhan ekonomi warga yang terdampak.
Editor: Hafid