oleh

Perang Melawan Narkoba, 74 Pegawai Lapas Jombang di Tes Urine

Jombang, Jurnaljatim.com – Puluhan pegawai lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Jombang, menggelar tes urine. Tujuan tes urine yang dilakukan secara mendadak itu untuk membuktikan bahwa seluruh pegawai di Lapas bebas dari Narkoba dan sebagai sikap tegas perang melawan Narkoba.

Kegiatan tes urine yang digelar secara mendadak oleh Lapas kelas IIB Jombang pada Jumat (15/2/2019) malam itu, juga disaksikan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang dan dibantu pengamanan dari Kesatuan Sabhara Polres Jombang.

Usai melakukan apel bersama di halaman Lapas, para pegawai Lapas kemudian masuk kedalam untuk di tes urine melalui air seni (kencing).

Kepala Lapas Kelas IIB Jombang, Wachid Wibowo mengatakan, tes urine dilakukan untuk bagaimana semua pegawai bisa bebas dari narkoba. Sementara,

Jumlah pegawai yang diambil tes urine-nya sebanyak 74 orang. Jumlah itu termasuk 33 orang pegawai baru di Lapas IIB Jombang. Tes urine itu dilakukan sebagai bentuk komitmen perang melawan narkoba.

“Tanpa terkecuali, semua pegawai diambil dan dites urinenya termasuk saya, untuk mengetahui apakah pegawai tersebut benar-benar bebas dari narkoba. Terlebih ada pegawai baru juga disini. Ini sebagai sikap tegas perang terhadap Narkoba,” kata Wachid Wibowo di sela kegiatan tes urine.

Kalapas menegaskan, semua pegawai di lapas tersebut harus terbebas dari narkoba tanpa terkecuali, sebab di Lapas harus menanamkan pendidikan moral. Dirinya juga tidak ingin ada pegawai yang terindikasi penyalagunaan narkoba, apalagi kalau sampai masuk ke warga binaan.

Dia menyebutkan, puluhan pegawai yang diambil dan di tes urinenya, semuanya tidak ada yang terindikasi penyalagunaan narkoba atau semuanya hasilnya negatif.

“Dari tes urine yang kami lakukan, hasilnya semua negatif. Artinya, tidak ada pegawai yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, tes urine tersebut dilakukan intern Lapas, begitupun peralatannya juga dari Lapas. Ia mengatakan, kepolisian diundang untuk menyaksikan dan melakukan pengamanan pelaksanaan kegiatan tersebut.

”Dari yang kami saksikan, ada 8 parameter mendeteksi urine yang sesuai dengan standar pemeriksaaan, sehingga tidak ada yang bisa disembunyikan,” ujarnya.

AKP Mukid juga mengapresiasi kegiatan tes urine yang dilakukan oleh Lapas kelas IIB Jombang. Menurut dia, itu sebagai bentuk ketegasan membantu kepolisian dalam memberantas peredaran Narkoba di kota santri. (*)

Reporter: Z. Arifin

Editor: Azriel