Jombang, Jurnal Jatim – Petugas Pemilu 2024 di Jombang yang tumbang karena kelelahan setelah menjalankan tugas pelaksanaan pemungutan suara terus bertambah.
Hingga Senin (19/2/2024), petugas pemilu yang harus ditangani tenaga kesehatan bertambah menjadi total 124 orang. Sebelumnya, pada Jumat (16/2/2024) terdata hanya 94 orang.
“Ada penambahan petugas pemilu yang sakit, Totalnya jadi 124 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Syaiful Anwar dikonfirmasi Jurnaljatim.com, Senin (19/2/2024).
Dari jumlah itu, 12 orang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Para petugas pemilu 2024 yang sakit tersebut kebanyakan adalah anggota KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara). Mereka ngedrop akibat kelelahan dan ada juga karena penyakit yang diderita sebelumnya kambuh.
“Selain kelelahan ada juga yang mual, pusing. Kemudian ada juga yang hipertensi,” ujar mantan sekretaris dinas (Sekdin) Perkim Kabupaten Jombang ini.
12 orang yang menjalani perawatan di rumah sakit itu, 6 orang di antaranya telah diperbolehkan pulang ke rumah setelah kondis kesehatannya dinyatakan membaik.
“Sebagian lainnya membaik kondisinya dan diperbolehkan pulang,” kata Syaiful.
Sementara itu, pada Senin (19/02/2024) siang, Pj Bupati Jombang Sugiat menjenguk satu persatu anggota KPPS yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit usai bertugas dalam Pemilu 2024.
“Alhamdulillah kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik,” kata Sugiat seusai menjenguk pasien di RSUD Ploso Jombang.
Dijelaskan, dari perkembangan terbaru total ada 124 unsur penyelenggara Pemilu mengalami penurunan kondisi kesehatan dan 12 orang hari menjalani perawatan.
“Rata rata mereka kelelahan. Kemudian ditambah ada penyakit penyerta seperti hipertensi dan lain-lain jadi ngedrop,” katanya.
Selain memastikan kondisi kesehatan mereka, Sugiat juga ingin memastikan jika pembiayaan pengobatan mereka ditanggung pemerintah baik lewat BPJS Kesehatan maupun program pelayanan kesehatan masyarakat miskin (yankesmaskin) jika mereka belum tercover BPJS.
”Kami menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi betul kinerja mereka, sehingga dapat menyelenggarakan Pemilu di Jombang dengan lancar dan kondusif,” kata Sugiat menutup.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow di jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com