Nganjuk, Jurnal Jatim – Salah satu agenda kunjungan kerja Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ke Jawa Timur adalah ziarah ke makam dan Museum Marsinah di Nganjuk.
Kapolri bersama rombongan didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Abdul Hakim Mahfudz serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Rombongan terlebih dulu ziarah ke makam pahlawan nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk. Setelah itu, menuju museum Marsinah dan rumah singgah di desa setempat.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan memimpin langsung pengamanan kunjungan petinggi Polri tersebut.
Suria mengoordinasikan penempatan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari sepanjang rute perjalanan rombongan, persimpangan jalan, hingga akses menuju lokasi kegiatan.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Kami menerjunkan ratusan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Kapolri berjalan aman dan lancar,” kata Suria dalam keterangannya.
Dia mengatakan,pengamanan dilaksanakan secara terpadu melalui koordinasi antarpersonel dan pemantauan situasi secara berkelanjutan.
“Pengamanan dilakukan di sepanjang rute dan titik-titik strategis, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis serta memperhatikan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk itu merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mendukung kelancaran kunjungan pejabat negara.
Selain memastikan keamanan rombongan, personel juga memperhatikan kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas warga di sepanjang jalur yang dilalui.
Diketahui, museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk ini diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Peresmian Marsinah itu sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan hak asasi manusia dan kaum buruh. Keberadaan kompleks tersebut juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara kunjungan Kapolri juga bagian dari penghormatan terhadap perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah, sekaligus mengenang nilai keberanian, keadilan, dan kemanusiaan yang diwariskannya.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






