Jombang, Jurnal Jatim – Banjir melanda ratusan rumah di Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang akibat meluapnya dua sungai besar di daerah tersebut, Kamis (22/1/2025) malam.
Debit air tinggi membuat sungai Gunting dan Catakbanteng tidak mampu menampungnya, sehingga meluap ke permukiman hingga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter.
Berdasarkan data dari Pemdes (Pemerintah Desa) Kademangan, banjir merendam sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) di dusun Kebondalem, Kademangan, Pekunden.
Di Dusun Kebondalem, air mencapai ketinggian sekitar 130 cm, dengan 380 KK terdampak. Di Kademangan, ketinggian air sekitar 40 cm, menggenangi 150 KK, dan di Dusun Pekunden, ketinggian air mencapai 50 cm, dengan 200 KK terdampak.
Kepala Dusun Kebondalem, Erwan Susanto (47) mengungkapkan bencana banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu Rabu (21/1/2026) sore hingga malam.
Kondisi tersebut mengakibatkan dua sungai besar yakni Kali Gunting dan Catakbanteng meluap hingga merendam ratusan rumah warga di sekitar Desa Kademangan
“Air sungai meluap ke jalan desa. Lalu masuk ke permukiman warga. Hingga pukul satu dini hari, air mulai surut. Ini banjir rutin setiap musim hujan, biasanya pagi sudah hilang,” ujar Erwan.
Meski air surut pada pukul 01:10 WIB, upaya mengamankan warga dan materiil terus dilakukan. Banjir berangsur surut dengan cepat, dan hingga pagi hari tidak ada warga yang mengungsi.
Pemerintah desa, melakukan sejumlah upaya mengantisipasi potensi bahaya. Masyarakat desa diimbau untuk segera mengamankan barang-barang berharga.
Apabila air terus meninggi, disarankan untuk segera pindah ke posko utama yang telah disiapkan di aula desa atau ke rumah kerabat yang tidak terdampak.
Tempat pengungsian sementara juga sudah disiapkan di balai desa, sementara dapur umum juga telah didirikan di aula balai desa.
Meskipun tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil yang dilaporkan, BPBD terus melakukan asesmen dan pemantauan di lapangan.
Pihak BPBD Jombang mengimbau agar masyarakat mewaspadai banjir susulan, karena potensi hujan deras selama beberapa hari ke depan masih bisa terjadi.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






