Jombang, Jurnal Jatim – Peristiwa kecelakaan lalu lintas merenggut satu nyawa pelajar naik motor bonceng empat terjadi di Jalan Raya Desa Spanyul Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, Jumat (30/1/2026) sore.
Selain itu, tiga orang penumpang lainnya luka parah di rawat di rumah sakit dan dua orang luka lecet.
Berdasarkan informasi yang didapat Jurnal Jatim, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Revo pelat nomor S 4301 XK menabrak motor Scoopy pelat nomor S 5471 OU di depannya.
Sebelum kejadian, motor revo dikendarai MNAA (15) asal Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membonceng tiga orang melaju dari arah barat.
Penumpang yang dibonceng depan MHA (15) warga Desa Lumbang Rojo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.
Sementara penumpang belakang MRR (16) asal Babelan Kota Babelan Kabupaten Bekasi Jawa Barat dan FA (16) asal Kecamatan Bulu kubang Kota Jakarta Timur.
Tiba di lokasi kejadian, menabrak motor Scoopy dikendarai oleh MFA (18) warga Desa Ngoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang membonceng EPA (13) warga Desa setempat, yang berjalan searah di depannya.
“Diduga Scoopy memperlambat jalan karena hendak belok. Nah, pengedaran Revo kurang konsentrasi arus lalu lintas depan sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata salah satu warga di lokasi.
Akibat kejadian itu, MHA penumpang depan meregang nyawa seketika. Sementara tiga lainnya MNAA, MRR, dan FA mengalami luka parah. Adapun pengendara dan penumpang motor Scoopy mengalami luka lecet.
“Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan 3 orang luka ringan dan 1 orang meninggal dunia di TKP,” kata Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang IPDA Siswanto.
Pihak kepolisian yang menangani kasus itu belum memastikan penyebabnya. Penyidik mengumpulkan keterangan para saksi yang mengetahui kejadian itu.
“Penyebabnya masih kami dalami. Kami lakukan olah TKP, dan mengamankan barang bukti di lokasi guna memperjelas penyebab kecelakaan tersebut,” tandasnya.
Siswanto menambahkan bahwa peristiwa di Jombang ini menjadi pelajaran pentingnya tertib berlalu lintas dan berkendara dengan aman, yakni menghindari boncengan berlebih agar insiden serupa tidak terulang.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






