Hakordia 2022, Marhaen Nyatakan 4 Komitmen Cegah Korupsi di Kabupaten Nganjuk

Nganjuk, Jurnal Jatim – Plt Bupati Nganjuk, Jawa Timur Marhaen Djumadi menyatakan ada empat komitmen mencegah terjadinya korupsi di lingkungan pemerintah daerah setempat. Salah satu adalah Nol Rupiah.

Hal itu disampaikan oleh Marhaen Djumadi saat memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di pendopo KRT Sosro Koesoemo Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (9/12/2022).

Dalam mencegah terjadinya aksi korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, Marhaen mengatakan pentingnya reformasi birokrasi dalam setiap promosi, pelantikan atau mutasi jabatan pejabat.

“Nol Rupiah! Slogan ini tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Dimanapun dan dengan jabatan apapun harus tetap Nol Rupiah. Ini sudah kita lakukan sekitar satu tahun enam bulan,” katanya.

Pihaknya juga akan membuat kebijakan yang berkaitan dengan gratifikasi. Dengan begitu  pejabat dapat menjauhi praktik gratifikasi tersebut.

“Kedua, kami akan mengambil kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan gratifikasi. Semua pejabat harus menjauhi yang namanya gratifikasi. Contohnya di saat memiliki acara, maka uang buwuh tidak boleh lebih dari satu juta rupiah. Kalau lebih, harus laporan ke KPK,” Jelasnya

Selain itu, pelaksana tugas Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen itu menyebut pentingnya penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yakni Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk.

“Ini untuk memberikan filter, karena filter pertama ada di inspektorat. Jadi, bila ada permasalahan koordinasinya langsung dengan Bupati,” tandasnya.

Marhaen menambahkan, di daerahnya juga ada sejumlah penyuluh antikorupsi dengan surat keputusan Gubernur Jawa Timur. Nah, penyuluh tersebut yang akan memberikan pemahaman kepada para pejabat.

“Di Nganjuk ada enam Penyuluh Anti Korupsi yang bertugas memberikan penyuluhan Anti Korupsi. SK-nya dari Gubernur Jawa Timur, namun pendidikan keilmuannya dari KPK. Inilah bentuk komitmen kami untuk pencegahan korupsi dalam rangka Hakordia,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nganjuk, Samsul Huda menyampaikan tema peringatan Hakordia Kabupaten Nganjuk 2022 mengangkat tema ‘Indonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi

Tema tersebut, menurut Samsul merupakan implementasi dari sebuah gerakan bersama untuk mencegah dan memerangi korupsi di Kabupaten Nganjuk.

“Pemerintahan yang bersih menjadi sebuah gerakan penting yang harus dilakukan secara bersama-sama. Penting bagi penyelenggara negara atau Pemerintah Daerah, para pemerhati korupsi, akademisi dan aktivis tindak pidana korupsi. Untuk membangun kesadaran hukum di masyarakat tentang pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.