Empat Polres di Jatim Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Nganjuk, Jurnal Jatim – Empat kepolisian resor (Polres) Jajaran Polda Jawa Timur telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, belum lama ini.

Bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan bersama oleh Polres Nganjuk, Polres Madiun, Polres Madiun Kota, dan Polres Magetan itu berupa sembako, mi instan dan keperluan sanitasi.

Keseluruhan bantuan diangkut dalam tujuh truk yang diberangkatkan secara simbolis oleh empat Kapolres di halaman depan lobi Polres Madiun pada Kamis (24/11/2022) lalu.

Menurut Kepala Polres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, dampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur pekan lalu semestinya di atasi dengan semangat gotong royong.

“Saat ini sebagian saudara-saudara kita di Cianjur tengah mengalami kondisi sulit akibat bencana gempa bumi. Sebagai sesama manusia dan anak bangsa, sudah semestinya kita terjun melakukan apapun yang bisa kita lakukan untuk setidaknya meringankan beban mereka,” kata Boy, Sabtu (25/11/2022).

Dikatakan Boy, bantuan yang dikirimkan itu bagian dari semangat gotong-royong untuk membantu para korban yang terdampak musibah.

“Bantuan ini sekaligus menunjukkan semangat gotong royong yang merupakan karakter serta kekuatan utama bangsa dalam menghadapi tantangan demi tantangan selama ini,” ujar orang nomor satu di Polres Nganjuk ini.

Boy menyebut pemberangkatan pengiriman bantuan yang dilakukan secara bersama-sama dengan 3 Polres adalah demi efisiensi dan menjamin keamanan bantuan tersebut.

“Supaya efisien dan terjamin keamanan bantuan dari berangkat hingga sampai di lokasi yang telah ditentukan oleh otoritas yang ada di Kabupaten Cianjur. Diharapkan dengan bantuan ini dapatnya meringankan beban saudara- saudara kita yang terdampak dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” kata Boy.

Diketahui, korban tewas akibat gempa bumi di Cianjur Jawa Barat terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (25/11/2022) mencatat ada 310 korban jiwa dalam peristiwa maut tersebut.

Sementara 21 orang masih belum ditemukan. Untuk kerusakan infrastruktur tidak begitu banyak berubah tercatat penambahan di 363 sekolah, dan 144 tempat ibadah.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.