oleh

Pemanggilan PT SAG ke DPRD Tuban Dijadwal Ulang, Gak Jelas!

Tuban, Jurnal Jatim – Banyaknya kegiatan legislatif membuat tertundanya pemanggilan pimpinan proyek (pimpro) PT Sumber Aneka Gas (SAG). DPRD Tuban, Jawa Timur akan menjadwal ulang pemanggilan, namun masih belum jelas waktu panggilannya.

Pemanggilan itu salah satunya adalah untuk menyelesaikan sejumlah polemik pekerjaan proyek pengurukan lahan persawahan sekitar 7,2 hektar yang dikerjakan PT SAG di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban.

“Bukan tidak jadi dijadwalkan, tapi masih mencari hari kosong untuk penjadwalan,” kata Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni, Senin (25/7/2022).

Penundaan pemanggilan sebelumnya disebut Fahmi karena banyak aktivitas di lembaga wakil rakyat. Sehingga dewan merencanakan pemanggilan ulang terhadap PT SAG.

“Karena ful jadwal dewan,” jelas Fahmi Fikroni ketika menjawab persoalan terkait penundaan pemanggilan terhadap PT SAG.

Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat Tuban menyambut positif pemanggilan PT SAG. Sebab, selama ini wakil rakyat sempat menolak pelaksanaan proyek tersebut.

Alasannya karena perusahaan diduga belum mengantongi sejumlah izin terkait dokumen pengelolaan lingkungan hidup dan alih fungsi lahan dari tanah sawah beririgasi ke tanah non pertanian.

“Kami menyambut baik sikap dewan, sebab kemarin sempat tertunda atau tidak ada kabar terkait agenda hearing,” ungkap Hari Subagyo, Konsorsium LSM Tuban.

hearing itu diharapkan juga melibatkan atau mengundang pihak-pihak terkait. Dengan begitu, masalah kegiatan pengurukan lahan untuk kepentingan pengelolaan stasiun gas itu segera ada solusi terbaik.

“Kita berharap ada solusi terbaik sehingga kedepannya tidak ada yang dirugikan dengan adanya proyek tersebut,” tegasnya.

Sementara, Pimpro PT SAG Andik C Nugroho masih tak mau berkomentar terkait polemik proyek itu. Ketika dikonfirmasi lewat ponsel tidak merespons dan hanya terdengar nada panggilan masuk.

Sebelumnya, puluhan masyarakat menggelar aksi demo dan memblokir akses pintu masuk proyek pengurukan lahan sawah yang dikerjakan PT SAG di Desa Sambonggede, Merakurak, Tuban, Selasa (19/7/2022) lalu.

Pemicu demo karena perusahaan diduga tidak memiliki izin dokumen pengelolaan lingkungan hidup tetapi kegiatan proyek pengurukan lahan persawahan berjalan.

Selain menggelar unjukrasa, masyarakat yang mengatasnamakan dari Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat Tuban juga melaporkan Andik C Nugroho pimpinan proyek (pimpro) PT SAG, kepada polisi atas dugaan tindak pidana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Terkait laporan tersebut, Satreskrim Polres Tuban telah menerbitkan surat perintah penyelidikan dengan nomor : SP.Lidik/ 324/VI/2022 Satreskrim tanggal 20 Juni 2022. Hal tersebut dibeberkan Hari Subagyo, Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat Tuban.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.