oleh

3 Pasangan Beda Alamat KTP Ketahuan Ngamar di Hotel Tuban, Ngapain Lho!

Tuban, Jurnal Jatim – Tiga pasangan bukan suami istri tepergok petugas gabungan sedang asyik di kamar salah satu hotel di Tuban, Jawa Timur, pada Minggu malam (12/6/2023). Mereka pun didata dan diproses pelanggarannya.

Petugas gabungan memang gencar merazia sejumlah hotel yang ada di Kabupaten Tuban. Razia itu untuk memastikan tidak ada aktifitas prostitusi online secara terselubung.

“Razia ini mengantisipasi prostitusi online, Dengan melakukan pemeriksaan pengunjung hotel,” kata Kasat Sabhara Polres Tuban AKP Chakim Amrullah.

Petugas gabungan terdiri dari anggota Polres, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Tuban melakukan pengecekan kamar dan sejumlah tamu hotel Front One King dan Ratna di Jalan Ronggolawe.

Di hotel Front One King, petugas tidak menemukan pelanggaran dari target operasi (TO) yang telah ditentukan. Namun begitu kegiatan serupa akan terus dilakukan agar keberadaan hotel tidak disalahgunakan.

Saat razia Hotel Ratna di Jalan Ronggolawe, Kingking, Kota Tuban, petugas menemukan tiga pasangan bukan suami istri tengah asyik berada di sejumlah kamar yang diduga sedang mesum. Mereka pun langsung didata petugas karena tidak bisa menunjukan buku nikah resmi.

“Pasangan bukan suami istri kita temukan berada di kamar hotel,” ungkap Chakim.

Tiga pasangan tak resmi yang ditemukan di kamar hotel itu berinisial G (47) pria asal Merakurak bersama wanita DFU (20) asal Kecamatan Kerek. Kemudian pria O (36) warga Jenu Tuban bersama perempuan SAH (39)  asal Kabupaten Bojonegoro. Lalu pasangan MOF (27) pria Tuban bersama wanita JDA (23) asal Kecamatan Bangilan, Tuban.

Ketiga pasangan tersebut juga mendapatkan pembinaan dari petugas dan mereka akan menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Tuban.

“Meraka akan diproses sidang tipiring pada hari Selasa,” tambah Kasat Sabhara Polres Tuban.

Lebih lanjut,  razia gabungan ini juga digelar untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tuban tentang Ketertiban dan Ketenteraman Masyarakat. Tujuannya untuk menciptakan situasi Tuban kondusif dan masyarakat yang akan menginap di hotel diimbau untuk membawa identitas lengkap.

“Kami imbau kepada masyarakat yang menginap di hotel selalu lengkapi dengan identitas. Kalau suami istri, iya bawa buku nikah,” kata dia mengakhiri.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.