oleh

Buang Hajat, Warga Mojokerto Temukan Mayat di Bekas Kolam Ikan

Mojokerto, Jurnal Jatim Mayat laki-laki tua menggemparkan warga Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Makin membuat gempar, mayat ditemukan warga yang kaget saat hendak buang hajat di pinggiran sungai, Rabu (2/3/2022) sore.

Berdasarkan informasi yang didapat, mayat itu ditemukan warga di bekas kolam ikan milik warga desa setempat dengan posisi tengkurap. Penemuan tersebut langsung dilaporkan warga ke Polsek setempat.

Kapolsek Trowulan, Kompol Imam Mahmudi mengungkapkan, saat itu salah satu warga yang buang air besar di sungai tak jauh dari lokasi mencium aroma tak sedap di sekitar lokasi. Lantas, dicarilah sumber bau busuk tersebut.

“Pada saat warga yang buang air besar di sungai dekat lokasi penemuan mayat mencium bau tidak sedap, kemuduan dicari sumber bau itu hingga ditemukanlah mayat korban,” kata Kompol Imam Mahmudi.

Menurut Imam, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap di bekas kolam ikan milik salah satu warga desa setempat. Kemudian penemuan itu diberitahukan warga yang lain dan melaporkan ke Polsek Trowulan.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung ke lokasi untukmelakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakan dia, hasil olah TKP dan identifikasi diketahui jika korban adalah Tukiman, (73) warga Dusun Watesumpak RT 004 RW 003 yang beberapa hari tidak pulang ke rumahnya.

“Keterangan keluarga, korban sudah tidak pulang ke rumah sejak Sabtu pekan lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Keluarga korban berusaha mencari kemana-mana namun tidak ketemu, bahkan juga sudah membuat pengumuman orang hilang di media sosial,” katanya.

Lebih lanjut, Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi, jenazah korban dievakuasi petugas dari bekas kolam ikan dan langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman.

Kompol Imam mengatakan, korban memiliki riwayat penyakit stroke dan pikun sejak lima tahun yang lalu. Dari keterangan keluarga, korban sudah tidak bisa berjalan normal dan setiap harinya jika berjalan dibantu dengan dua tongkat yang terbuat dari bambu.

“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News