oleh

Kronologi Balita Tulungagung Meninggal di Kolam Ikan saat Ditinggal Ngepel

Tulungagung, Jurnal Jatim – Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) seorang balita yang ditemukan tewas di kolam ikan di Dusun Bayanan, Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis pagi tadi, (9/12/2021).

“Kejadian diketahui Kamis (09/12/2021) sekitar pukul 09.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Boyolangu sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko.

Jenazah balita berusia 2 tahun tersebut telah dimakamkan keluarganya setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga medis dengan hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan.

“Dalam pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Nenny Sasongko.

Nenny mengungkapkan, korban inisial AF (2), perempuan, warga desa setempat. Kronologi kejadian berawal ibu kandung korban berinisial MS (43) bersama korban bermain ke rumah kakaknya.

Selanjutnya korban ditinggal mengepel lantai rumah. Smentara korban yang baru bisa berjalan bermain sendiri di halaman. Selang 15 menit kemudian, ibu korban mencari keberadaan anaknya di sekitar rumah kakaknya namun ternyata korban tidak ditemukan.

“Lalu ibu korban dibantu saksi lainnya mencari korban di kolam ikan samping rumah dan didapati korban terapung di kolam tersebut,” jelasnya.

Mengetahui korban mengapung di air kolam, ibu korban langsung berteriak histeris mencari pertolongan warga sekitar. Korban kemudian diangkat dari dalam air kolam untuk diselamatkan.

“Korban dibawa ke Puskesmas Beji, Kecamatan Boyolangu, untuk dilakukan perawatan medis,” katanya.

Namun, lanjut Nenny, setelah dilakukan pemeriksaan dokter Puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Ibu korban kemudian melaporkan ke Polsek Boyolangu.

Petugas Polsek Boyolangu Tulungagung yang menerima laporan menghubungi tim inafis satreskrim Polres Tulungagung untuk melakukan pemeriksaan pada jasad korban dan melakukan olah TKP.

“Saat korban tiba di Puskesmas sudah dalam keadaan tidak bergerak, tidak bernafas, hidung dan mulut korban penuh air akibat tercebur ke dalam kolam dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Nenny menakbahkan hasil pemeriksaan dan olah TKP yang dilakukan Unit Inafis Polres Tulungagung ditemukan pada bagian dahi dan kepala belakang korban terdapat benjolan membiru yang diduga akibat membentur dinding kolam.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel