oleh

Tiga Orang Pekerja Migran Indonesia Yang Pulang ke Nganjuk Dikarantina

Nganjuk, Jurnal Jatim – Menjelang lebaran Hari Raya Idulfitri 2021, Tiga orang Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia yang mudik atau pulang kampung ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur telah menjalani karantina di Hotel Sangrahan, Sawahan, Nganjuk, Minggu (2/5/2021).

Ketiga orang pekerja migran itu masing-masing berinisial Muh asal Kecamatan Berbek, Fin asal Kecamatan Prambon dan Moch asal Kecamatan Wilangan.

“Saya akan menempatkan petugas di fasilitas karantina ini 24 jam penuh demi keamanan dan kenyamanan para pekerja migran yang sedang menjalani karantina,” kata Kabag Ops Polres Nganjuk, Kompol Abdul Rokib.

Ketiga pahlawan devisa negara itu dijemput petugas dinas perhubungan kabupaten setempat di Asrama Haji Surabaya setelah mereka selama dua hari menjalani karantina di tempat itu usai datang dari Malaysia.

Setibanya di lokasi karantina, petugas tenaga kesehatan melakukan pengecekan suhu badan. Setelah suhu badannya dinyatakan normal, ketiga pekerja migran tersebut memasuki kamar yang disediakan dan melaksanakan makan serta istirahat.

Karantina itu diambil sebagai tindakan yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk Pekerja Migran yang datang dari Luar Negeri. Yakni, langkah pertama karantina dua hari di Asrama Haji Sukolilo Surabaya kemudian dikarantina lagi selama tiga hari di hotel Wisata Karya Pasenggrahan.

“Kami sampaikan agar mereka tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai ketetapan pemerintah,” ujar Rokib.

Selama karantina, pekerja migran Indonesia juga harus menjalani tes usap dan apabila diketahui positif maka akan dipindah ke fasilitas isolasi Empu Sendok Nganjuk. Namun, jika hasil tes swab negatif, maka diperbolehkan pulang.

Segala akomodasi pekerja migran Indonesia ditanggung Pemkab Nganjuk yang selanjutnya dikelola oleh managemen hotel Wisata Karya Pesanggrahan Nganjuk.

“Mudah-mudahan mereka negatif COVID 19 agar bisa cepat kembali berkumpul dengan keluarga yang sudah lama menunggu,” ujarnya.