oleh

Siswa Madrasah di Jombang Belajar Tatap Muka di Ruang Terbuka

Jombang, Jurnal Jatim – MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) 3 Jombang, Jawa Timur telah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan sejak pemerintah kabupaten setempat memberlakukannya mulai 6 April 2021.

Menariknya, aktivitas pembelajaran tatap muka di Madrasah tersebut tidak hanya dilakukan di dalam ruangan kelas saja, tetapi juga di ruang terbuka di dalam lingkungan madrasah yang diikuti sejumlah siswa.

Di ruang terbuka, seorang guru berdiri di depan para siswa yang duduk bersila di tanah dengan gelaran karpet. Mereka duduk berjarak sekitar satu meter sembari membawa bebera buku. Baik guru maupun siswanya memakai masker guna mencegah penularan COVID-19.

Kepala MTsN 3 Jombang, M. Syuaib mengatakan kegiatan pembelajaran di ruang terbuka sudah sejak lama sebelum pandemi COVID-19. Kegiatan tersebut dilakukan pada saat jam kosong pelajaran.

“Suudah berjalan lama, ketika jam kosong, siswa di luar kelas, belajar di ruang terbuka yang tempatnya sudah kita siapkan. Para siswa mendapat pelajaran keagamaan dari seorang guru,” kata Syuaib, Kamis (15/4/2021).

Syuaib mengatakan, kegiatan itu merupakan inovasi madrasah setempat dengan harapan salah satunya mengatasi kejenuhan siswa saat belajar di ruang kelas.

Selain untuk menghilangkan kejenuhan, siswa dapat menemukan inspirasi atas ide-idenya yang didapat di alam terbuka. Syuaib menegaskan, kegiatan tersebut berdampak positif.

“Waktunya sekitar 30 menitan. Ya jelas, dampaknya sangat positif. Juga untuk menghilangkan kejenuhan saat belajar di ruang kelas. Alhamdulillah selama ini tidak ada kendala,” tuturnya.

Pantauan Jurnaljatim.com, selain belajar di ruang terbuka, pembelajaran tatap muka di dalam kelas juga tetap belangsung secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat lantaran masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

Menurut Syuaib pembelajaran tatap muka di Madrasah lingkungan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas tersebut telah berjalan dengan baik dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mengurangi kapasitas siswa di kelas.

“Pembelajaran dilakukan secara terbatas dengan sistem sif,” pungkas Syuaib.

 

Editor: Hafid