oleh

Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Operasi Yustisi di Kota Kediri

Kediri, Jurnal Jatim – Satu pasangan bukan suami istri berada di dalam rumah kos, terjaring operasi yustisi petugas gabungan dari TNI, Polri, Linmas dan Satpol PP Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (11/3/2021).

Informasi yang diperoleh, pasangan mesum yang diamankan laki-laki berinisial AP (59) warga Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren dan perempuan NP (53), warga Rusunawa Dandangan, Kota Kediri.

“Benar, satu pasangan bukan suami istri terjaring Yustisi gabungan di Wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Keduanya sudah dilakukan pendataan di Mako,” kata Sekretaris Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid.

Selain didata, pasangan mesum itu membuat surat pernyataan tertulis tidak mengulangi perbuatan serupa. Keduanya juga diberikan pembinaan serta pengarahan bahwa berada dalam satu tempat yang bukan pasangan resmi melanggar aturan.

“Setelah itu, mereka kami serahkan kepada keluarga masing-masing. Kami berharap mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Nur Khamid mengatakan, Operasi Yustisi dengan sasaran sejumlah rumah kos dan hotel di wilayah Kecamatan Pesantren tersebut sebagai penerapan Perwali Kota Kediri nomor 1/2016 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Operasi melibatkan 28 orang personil. Terdiri dari, 16 orang anggota Satpol PP Kota Kediri, Polsek Pesantren sebanyak 8 personil, dan empat orang anggota Linmas. Kali ini, petugas menyasar enam tempat kos di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Masing-masing di tempat usaha kos milik Endang di Kelurahan Bandaran. Kemudian milik Abidin, Galih, Makin dan Sukini di kawasan yang sama. Petugas juga menyasar Hotel Suite Star di Jalan Brigjen Pol Imam Bachri, Kecamatan Pesantren.

Dari enam lokasi razia, petugas menemukan dua orang berlainan jenis di dalam rumah kos diduga melakukan perbuatan asusila karena keduanya tidak memiliki surat nikah resmi.