oleh

PPKM Tahap 2, Kasus Kematian Karena COVID-19 di Kota Madiun Turun

Madiun,Jurnal Jatim– Wali kota Madiun, Maidi menyampaikan persentase angka kematian dan kasus positif COVID-19 di Kota Madiun, Jawa Timur mengalami penurunan dibanding pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama.

Yakni, dari 7,87 persen turun menjadi 6,78 persen pada PPKM kedua. Sedangkan, kasus positif pada PPKM tahap pertama mencapai 24,38 persen turun menjadi 11,83 persen pada PPKM kedua.

Pun begitu, angka kesembuhan juga turut mengalami peningkatan. Yakni, dari 67,75 persen pada PPKM pertama naik menjadi 81,39 persen pada PPKM kedua.

“Harapan saya, seminggu ke depan sudah tidak ada lagi kasus kematian karena COVID-19,” ujarnya.

Maidi mengatakan itu saat analisa dan evaluasi (anev) terkait pelaksanaan PPKM jilid 2 yang berlangsung 26 Januari – 8 Februari 2021, Jumat (5/2/2021) malam di Gedung Sunaryo, Polres Madin Kot.

Meski PPKM berakhir 8 Februari mendatang, Maidi mengimbau penanganan dan pengawasan terkait COVID-19 terus dilakukan guna menekan laju penyebaran COVID-19.

Bahkan, Maidi juga telah menyiapkan tim isoman hunter. Yakni, untuk memantau pasien positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Saat ini ruang isolasi kita cukup longgar. Salah satunya di Wisma Haji. Saya minta semua yang positif karantina di sana. Tapi kalau tidak mau dan memilih isoman di rumah, saya tandai dengan bendera,” tegasnya.

Dalam melaksanakan tugas, tim isoman hunter bekerja sama dengan puskesmas di masing-masing wilayah. Harapannya, warga yang melakukan isoman tetap bisa mematuhi aturan dengan tidak keluar rumah. Serta, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Pada kegiatan tersebut, Maidi juga mengimbau penguatan kampung tangguh di masing-masing kelurahan. Yakni, dengan meningkatkan kepedulian untuk menekan angka penyebaran COVID-19 dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Maidi juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada forkopimda yang telah membantu pelaksanaan penanganan dan pengawasan COVID-19 di wilayah Kota Madiun.

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, saya harap penyebaran virus corona bisa semakin kita tekan. Sehingga, perekonomian bisa segera kita gas kembali,” tandas mantan Sekda Kota Madiun itu.

Pada Anev itu, juga diikuti secara virtual oleh jajaran kecamatan/kelurahan di wilayah Kota Madiun. Serta, polsek di bawah komando Polres Madiun Kota.

 

 

Editor: Azriel