oleh

Polres Nganjuk sita 46 motor balap liar, pengambilan bawa surat dari desa

Nganjuk, Jurnal Jatim – Satlantas Polres Nganjuk menyita puluhan sepeda motor hasil razia balap liar di Jalan Raya By Pass Desa Begadung, Kabupaten Nganjuk pada tanggal 7 dan 9 Januari 2021 lalu.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, pada razia balap pertama telah menyita 38 motor. Lalu pada 9 Januari menyita 8 unit sepeda motor. Totalnya 46 sepeda motor.

“Kendaraan ini diamankan karena tanpa dilengkapi surat – surat serta kondisi kendaraan juga tidak memenuhi standar kelengkapan,” kata Harviadhi, Rabu (10/2/2021).

Polisi memang intensif merazia balap motor liar di wilayah Nganjuk yang membuat resah masyarakat. Selain bisa membahayakan diri sendiri, juga dapat mencelakakan orang lain.

Harviadhi menyebut, keberhasilan dalam razia balap liar tersebut juga tidak lepas dari peran serta masyarakat dalam memberi informasi ke pihak kepolisian.

“Berdasarkan dari laporan masyarakat, balap liar di jalan By Pass Begadung telah berhasil kita amankan puluhan kendaraan roda dua,” jelasnya

Kendaraan yang disita itu telah ditilang petugas Satlantas. Kapolres menegaskan, kendaraan itu bisa diambil oleh pemilik minimal 1 bulan dengan menyelesaikan tilangnya.

Selain itu, saat pengambilan harus ada surat keterangan dari kepala desa setempat dan pemilik kendaraan harus didampingi oleh orangtuanya masing-masing.

“Ini kita lakukan guna memberikan efek jera pada mereka agar tidak mengulangi perbuatannya lagi yang memang sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang tidak memenuhi standart kelengkapannya, maka pemilik pada saat pengambilan harus dilengkapi di Mapolres dengan membawa kelengkapan aslinya.

“Untuk standart kelengkapan kendaraan seperti ban yang tidak sesuai standart serta yang menggunakan knalpot brong harus diganti dulu baru bisa dibawa pulang kendaraannya,” ucapnya.

Kapolres menerangkan, sekelompok balap liar itu rata-rata melakukan aksinya sekitar jam 12 malam hingga jam 3 dini hari. Nah, pada jam itu sangat mengganggu ketenangan masyarakat.

“Kami harap mereka tidak mengulangi, begitu juga teman-temannya tidak melakukan balap liar. Kami akan tindak lebih tegas lagi,” tutupnya.

 

 

Editor: Hafid