oleh

Longsor dan Banjir Terjang Tiga Kecamatan di Nganjuk

Nganjuk, Jurnal Jatim – Bencana banjir dan longsor menerjang tiga Kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Minggu (14/2/2021). Banjir terjadi setelah daerah setempat selama 4 jam diguyur hujan deras.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jatim, Satriyo Nurseno mengatakan, bencana banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk, terjadi di tiga Kecamatan tengah kota dengan ketinggian sampai 2,5 meter.

“BPBD Jatim menerima laporan banjir terjadi di 3 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk yaitu
Berbek, Nganjuk, dan Loceret,” ujarnya.

“Di kecamatan Berbek 2,5 meter. Kemudian ada beberapa warga yang sudah dievakuasi,” Satriyo melanjutkan.

Sementara untuk bencana tanah longsor terjadi di Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Dalam kejadian itu 23 orang warga diduga belum ditemukan. Sementara 15 orang telah dievakuasi.

“Informasi yang kita terima 15 orang sudah ditemukan. Masih 23 orang belum ditemukan,” kata Satriyo.

Ia mengaku masih belum mendapatkan informasi pasti terkait kejadian itu dan saat ini bersama dua Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim sedang menuju ke Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dikonfirmasi Jurnal Jatim membenarkan sejumlah wilayah di daerahnya tergenang air banjir.

Nggeh (Iya, banjir),” singkat Marhaen tanpa menjelaskan secara datail banjir tersebut melalui WhatsApp.

 

 

Editor: Azriel