oleh

Forkopimda Jatim Cek Penerapan PPKM Mikro Dua Desa di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Jombang yang diperpanjang mulai tanggal 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

Pengecekan di hari kedua pada Rabu (24/2/2021) malam menyasar dua posko PPKM Mikro di 2 tempat, yakni di Desa Candimulyo dan Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang.

Rombongan Forkopimda yakni Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto cek kelengkapan ruang isolasi dan sekaligus penanganan kasus COVID-19 di dua posko desa tersebut.

“Alhamdulillah di desa ini sudah bebas zona merah, sudah bebas zona oranye, tinggal satu RT yang zona kuning dan selebihnya sudah zona hijau, artinya basisnya sudah sangat mikro sekali,” katanya usai melakukan pengecekan di posko Desa Candimulyo.

Khofifah mengatakan, berdasar catatan pada Selasa (23/2/2021), seluruh Kota dan Kabupaten di Jatim bebas zona merah yang di-update oleh BCL atau bersatu lawan COVID-19.

“Tetapi, saya ingin mengingatkan bahwa kepada kita semua, zonasi itu dinamik, tiap Selasa di-update tentu yang sudah terbebas dari zona merah kita berharap semuanya menjaga,” ujarnya.

Yang dimaksud menjaga, yaitu harus lebih waspada, harus lebih ketat tetap menggunakan masker tetap menjaga jarak yang aman tetap mencuci tangan dan tetap menjauhi kerumunan.

“Hal-hal seperti ini tetap harus diingatkan kepada seluruh warga dan seluruh siapa saja yang ada di area ini,” pesannya.

Terus lakukan pengecekan posko

Untuk memastikan itu, Forkopimda terus melakukan kunjungan ke posko-posko desa yang menjadi sentra penerapan PPKM skala mikro dimasing-masing RT dan RW untuk bisa mendetailkan serta intervensi keefektifan posko.

“RT dilihat apakah ada yang propable, ada yang suspek. Kalau ada yang positif sampai lima maka kategori dia zona kuning, kalau dia 6 sampai 10, maka dia zona oranye, di atas 10 maka masuk merah,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Nico Afinta mengatakan pihaknya melaksanakan pengecekan ke seluruh daerah di Jatim guna memastikan penerapan PPKM Mikro itu telah berjalan dengan baik.

“Dukungan dari masyarakat tetap diperlukan untuk melaksanakan Prokes (Protokol Kesehatan) dengan baik. Saya kira partisipasi masyarakat menjadi kunci utama, tetap disiplin dan semangat,” katanya.

Turut mendampingi dalam kunjungan Forkopimda Jatim, di antaranya Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Kapolres AKBP Agung Setyo Nugroho beserta jajaran, Komandan Kodim Letkol Inf Triyono dan sejumlah pejabat kabupaten setempat.

 

Editor: Azriel